Home / Berita / Mendagri Minta Daerah Antisipasi Kerawanan Pilkada
Mendagri Minta Daerah Antisipasi Kerawanan Pilkada

Mendagri Minta Daerah Antisipasi Kerawanan Pilkada

Jakarta, PEMILU.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan, seluruh kepala daerah untuk mengantisipasi kerawanan yang mungkin terjadi saat pelaksanaan Pilkada serentak tahap kedua. Salah satu caranya yaitu dengan memetakan potensi instabilitas yang dianggap mampu mempengaruhi dinamika politik lokal dan pemanfaatan modal sosial.

“Langkah tersebut sebagai upaya menjaga stabilitas politik dalam negeri menjelang Pilkada serentak,” kata Tjahjo, Kamis (24/11).

Selain itu, Tjahjo mengatakan kepala daerah perlu berkoordinasi dengan aparat keamanan guna mendeteksi secara dini setiap potensi ancaman kemanan. Komunikasi antara pemda dengan tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat juga tak kalah pentingnya untuk terus dibangun.

Menurut dia, setidaknya ada empat faktor penyebab terjadinya kerawanan Pilkada, yaitu gangguan alam, keamanan, politik hukum dan faktor lain.
Gangguan alam itu, terang Tjahjo, seperti cuaca buruk, gunung meletus, gempa bumi dan banjir. Adapun faktor keamanan seperti terjadinya aksi terorisme, separatisme, radikalisme, unjuk rasa, konflik komunal, penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak.

Sementara, faktor politik hukum, kata politisi PDI-P itu, semisal permasalahan daftar pemilih tetap yang belum selesai dan putusan Mahkamah Konstitusi terkait cuti calon petahana. “Faktor lainnya seperti distribusi logistik yang terhambat, rendahnya partisipasi, netralitas penyelenggara, kemungkinan adanya intervensi asing yang (dapat) merugikan kepentingan Indonesia secara politik dan keamanan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*