Anggaran Disunat, KPU Pasrah

0
26

Jakarta, PEMILU.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan legowo atas pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah. Pemotongan anggaran ini juga diyakini tidak akan mengganggu tahapan Pilkada.

” KPU menerima pemotongan, ikhlas tanpa syarat. Tidak mengajukan tambahan lagi,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik.

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menegaskan, pemotongan anggaran tidak berkaitan dengan kegiatan yang ditanganinya. Malahan, lembaganya kini lebih berfokus dengan peniadaan belanja pegawai.

“Belanja alokasi kepegawaian yang dipotong karena tidak digunakan tahun ini,” katanya.

Menurut Ferry, pemotongan anggaran di tingkat pusat juga tidak mempengaruhi penyelenggaraan pemilu pada tingkat panitia pemungutan suara. Pada tingkat PPS, alokasi anggaran berada di wilayah satuan kerja. “Setiap KPUD sudah dialokasikan berbeda-beda,” katanya.

Ferry menambahkan, anggaran operasional rutin berbeda dengan anggaran pilkada. KPU di daerah, kata Ferry, mendapat dukungan pendanaan melalui APBD sehingga tidak bergantung pada anggaran dari pemerintah pusat. Saat ini, kuncinya ada pada pemerintah daerah untuk mencairkan dana pilkada di daerah masing-masing.

“Yang melakukan pilkada dapat anggaran dari APBD masing-masing. Karena itu, pemda segera mencairkan anggarannya,” sambung Ferry.

Seperti diketahui, DPR setuju terhadap usulan pagu anggaran KPU RAPBN-P 2016 Rp 1,61 triliun. Dewan meminta, jumlah anggaran yang dipotong Rp 36 miliar dapat dialokasikan kembali agar target program KPU 2016 tercapai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here