Aturan Bila Anies Maju Pilpres

0
33

Jakarta, Pemilu – Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan diunggulkan menjadi salah satu calon presiden atau kandidat wakil presiden di pemilihan umum 2019. Ada yang ‘menjodohkan’ Anies dengan Agus Harimurti Yudhoyono, Anies-Puan Maharani juga Anies-Ahmad Heryawan.

Saat ini Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Lalu bagaimana aturan jika dia maju Pilpres 2019?

Ketentuan soal syarat calon presiden dan wakil presiden diatur dalam pasal 170 dan 171 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Di pasal 170 ayat 1 disyaratkan bahwa pejabat negara yang maju Pilpres harus mengundurkan diri, kecuali: presiden, wakil presiden, pimpinan dan anggota MPR, pimpinan dan anggota DPR, pimpinan dan anggota DPD, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota.

“Seseorang yang sedang menjabat sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota yang akan dicalonkan oleh partai politik atau gabungan Partai Politik Peserta pemilu sebagai calon presiden atau calon wakil Presiden harus meminta izin kepada presiden,” demikian bunyi pasal 171 ayat 1 yang .

Dalam hal Presiden dalam paling lama 15 hari setelah menerima surat permohonan izin dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota belum memberikan izin, maka sesuai pasal 171 ayat 3, izin dianggap sudah diberikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here