Demokrat Lebih Condong Ke Prabowo

5
35

Jakarta, PEMILU.com – Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok membenarkan, pada 1 Juni 2014 akan digelar pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan dua pasang calon presiden, Joko Widodo – Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto – Hatta Radjasa. Masing-masing pasangan capres dan cawapres akan ‘memasarkan’ visi misi mereka dihadapan SBY.

“Nanti mereka menyampaikan bergiliran.
Siapa yang visi misi platform dan program yang paling dekat dengan Demokrat, itu yang akan didorong,” ujar Mubarok, di Jakarta, Rabu (28/5).

Menurut Mubarok, tantangan bagi Jokowi adalah membuktikan bahwa dia bukanlah capres boneka. Hal itu juga akan diklarifikasi pada tanggal 1 Juni nanti.

“Ujian Jokowi, karena selama ini bu Mega kan belum dekat dengan pak SBY.
Dan Apakah Jokowi itu independen atau boneka nanti ketahuan,” ungkap dia.

Sedangkan pasangan Prabowo – Hatta, kata Mubarok, sudah jelas dari segi gagasan yang dia sampaikan. Apalagi, kata dia, Hatta Radjasa merupakan besan SBY.

“Sampai sekarang Demokrat masih dekat ke Prabowo. Di Rapimnas 20 persen lebih Prabowo, Jokowi tidak ada sama sekali,” tutur dia.

5 COMMENTS

  1. Sebagai masyarakat dari Bangsa Indonesia, maka kita semua mempunyai kewajiban untuk menyelamatkan Indonesia, keberlansgsungan bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu mari kita memilih PS sebagai pemimpin bangsa ini, untuk menjaga dan memulihkan kedaulatan bangsa dan negara kita Indonesia. Sebagai bangsa kita harus maju dan berjalan kedepan, tidak boleh mundur bahkan menjadi boneka bangsa asing. Mari saudara saudara, kita menjadikan PS sebagai pemimpin bangsa. Demi keutuhan NKRI, kedaulatan NKRI, dan kemajuan NKRI.

  2. Kita sebagai masyarakat dari Bangsa Indonesia, maka kita semua mempunyai kewajiban untuk menyelamatkan Indonesia, keberlansgsungan bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu mari kita memilih PS sebagai pemimpin bangsa ini, untuk menjaga dan memulihkan kedaulatan bangsa dan negara kita Indonesia. Sebagai bangsa kita harus maju dan berjalan kedepan, tidak boleh mundur bahkan menjadi boneka bangsa asing. Mari saudara saudara, kita menjadikan PS sebagai pemimpin bangsa. Demi keutuhan NKRI, kedaulatan NKRI, dan kemajuan NKRI.

  3. Mari saudara saudara, sebagai masyarakat dari Bangsa Indonesia, maka kita semua mempunyai kewajiban untuk menyelamatkan Indonesia, keberlansgsungan bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu mari kita memilih PS sebagai pemimpin bangsa ini, untuk menjaga dan memulihkan kedaulatan bangsa dan negara kita Indonesia. Sebagai bangsa kita harus maju dan berjalan kedepan, tidak boleh mundur bahkan menjadi boneka bangsa asing. Mari saudara saudara, kita menjadikan PS sebagai pemimpin bangsa. Demi keutuhan NKRI, kedaulatan NKRI, dan kemajuan NKRI.

  4. salah satu pasangan akan jadi pemimpin negri ini, ambil sisi positif dari keduanya.. setidaknya tidak menghujat.. tapi saya pilih No. 1.. Bismillah..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here