Dilema Cawapres Prabowo

0
32

Jakarta, Pemilu – Nama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digadang menjadi kandidat cawapres Prabowo Subianto. Siapa yang dipilih Prabowo?

Pengamat politik Universitas Andalas Padang, Asrinaldi menilai Prabowo dilema menghadapi pilihan itu. AHY yang disodorkan Demokrat punya suara lebih menjanjikan, sedangkan PKS merupakan partai yang sudah lama bermitra dengan Gerindra.

“Kalau dia (Prabowo) pilih Demokrat karena suara Demokrat lebih tinggi, itu adalah mengingkari komitmen mereka (Gerindra) di 2014 yang lalu, bahkan di beberapa pilkada mereka juga bersama dengan PKS. Ini kan menjadi dilema bagi Prabowo,” kata Asrinaldi, Kamis (3/8/2018).

Asrinaldi menyebut baik AHY maupun Salim Segaf punya posisi kunci dalam koalisi dengan Gerindra. Dia mengatakan saat ini Demokrat punya jaringan di daerah yang lebih luas ketimbang PKS. Namun, PKS unggul dalam militansi kadernya meski hanya terpusat di wilayah perkotaan.

“Dilemanya seperti itu. Kecuali Prabowo bisa memberikan tawaran-tawaran lain, atau deal-deal lain seperti komitmen tapi untuk jangka panjang. Itu mungkin bisa diterima oleh kedua kubu,” ujarnya.

Hal lain yang membuat dilema Prabowo adalah AHY saat ini dianggap sebagai sosok populer di mata generasi milenial atau mempertimbangkan koalisi yang sudah terjalin lama dengan PKS. Jika akhirnya Prabowo memilih AHY, PKS pun harus rela jadi kawan lama yang tercampakkan. Asrinaldi kemudian menyinggung saat Prabowo ditinggalkan Megawati Soekarnoputri setelah gagal di Pilpres 2009.

“Tapi kan begitu lah politik sebenarnya. Bagaimana Prabowo itu dinafikkan oleh Megawati pada 2009 dan 2014 kan juga kecewa Prabowo. Barangkali dalam politik memang harus begitu, drama politik memang pengkhianatan,” tuturnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini Prabowo masih belum mengumumkan nama pendampingnya dalam Pilpres 2019. Selain AHY dan Salim Segaf, ada juga nama Ustad Abdul Somad yang direkomendasikan lewat ijtimak ulama, sama seperti Salim Segaf.

Terakhir, sekjen Gerindra menyebut ada 4 nama yang masuk bursa cawapres Prabowo. Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun masuk di dalamnya.

“Ya ada (nama) Pak Anies, ada seperti Pak Ustaz Salim, Ustaz Abdul Somad. Empat nama,” kata Muzani di Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/8).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here