DPR Nilai Perlu Adanya Rancangan UU Perlindungan Mengenai Data Pribadi

0
22

Jakarta, Pemilu – Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta pemerintah segera mengajukan RUU Perlindungan Data Pribadi sebagai Prolegnas Prioritas.

Usulan tersebut menanggap adanya penyalahgunaan NIK dari 2,2 juta nomor seluler yang terdaftar yang diungkap oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri.

“Mengingat kasus penyalahgunaan data dan kebocoran data belakangan ini yang sering terjadi dan semakin memperihatinkan,” kata pria yang dipanggil Bamsoet ini.

Politikus Partai Golkar ini juga meminta Komisi I DPR mendorong Kemenkominfo untuk menyelidiki hal tersebut.

“Carikan solusi serta melakukan tindak pencegahan guna tidak terjadinya kembali penyalahgunaan hal tersebut,” kata dirinya kembali.

Seperti yang sudah diketahui bahwa seharusnya satu NIK hanya dibatas paling banyak bisa mendaftar untuk tiga nomor, jika lebih, maka pelanggan seluler harus datang ke gerai resmi operator untuk mendaftarkan nomor mereka.

Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh sebelum-nya mengatakan ada satu NIK yang dipakai untuk regitrasi 2.221.656 kartu seluler dan tentu saja hal ini tidak ingin terjadi kembali di masa mendatang dengan adanya UU Perlindungan Data Pribadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here