Jasmev Tak Minat Jadi Parpol

0
56

Jakarta, PEMILU.com – Salah satu relawan Jokowi-JK adalah Jasmev (Jokowi-Ahok Sosial Media Volunteer). Ia dilahirkan saat Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengikuti pemilihan gubernur DKI Jakarta.

Berangkat dari serangan negatif dari sosial media kepada pasangan yang diusung PDI dan Gerindra itu, maka Kartika Djoemadi tergerak untuk membantu melawan serangan negatif kepada Jokowi dan Ahok. Menariknya, kala itu justaru nggota terbanyak berasal dari Partai Gerindra dengan total anggota mencapai 10.000 orang.

“Tapi saat Pilpres berkurang, tinggal 500 orang,” kata salah seorang pendiri Jasmev, Kartika Djoemadi, dalam beda buku ‘Jokowi People Power’, di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (7/1).

Meski sempat dihentikan usai Pilgub DKI Jakarta, lanjut Kartika, tapi Jasmev kemudian dihidupkan lagi menjelang pemilihan Presiden. Saat ini mereka memiliki 25 kantor wilayah di dalam negeri dan 6 kantor di luar negeri.

“Akhirnya saat Jokowi dilantik, anggota Jasmev 30.000 orang. Jasmev sudah kita nonaktifkan tapi kami tetap mendukung beliau,” terang dia.

Meski memiliki anggota yang besar baik di dalam maupun di luar negeri, namun Jasmev tak minat menjadi partai politik. Sebab, relawan Jasmev banyak anggotanya yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa.

“Sementara kita non aktifkan dulu. Nanti kalau 2019 pak Jokowi maju, kita hidupkan lagi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here