Jokowi-JK Unggul Dua Digit

1
37

Jakarta, PEMILU.com – Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjajaran (Unpad) Obsatar Sinaga mengatakan, hingga menjelang pemungutan suara belum ada tanda-tanda kekuatan signifikan yang menguntungkan kubu Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK. Namun, pasangan nomor urut dua menurut Satar lebih unggul.

“Masih belum beranjak saya kira. Beda dua digit untuk Jokowi-JK,” ujarnya, ketika dihubungi Pemilu.com, Minggu (21/6).

Yang lebih menguntungkan bagi Jokowi adalah, mayoritas pendukung Jokowi adalah menengah ke bawah. Sebab, jumlah masyarakat kelas menengah ke atas prosentasenya jauh lebih kecil daripada kelas menengah ke bawah.

“Itu menguntungkan Jokowi dalam angka riil, sedangkan survei kebanyakan dilakukan di wilayah urban yang respondennya kelas menengah ke atas,” katanya.

Satar menambahkan, kekuatan di lapangan juga masih tidak berimbang, meskipun ada perubahan opini. Namun hal itu hanya karena peran media. Sedangkan komposisi pemilih masih tetap tidak bergeser, karena pemilih sudah cukup cerdas.

“Mesin partai berjalan sesuai relnya, tapi justru rakyat tidak begitu tertarik dengan mesin partai. Selain peran figur yang kuat juga ada bagian koalisi yang tidak signifikan bergerak,” ungkapnya.

Menurut Satar, komitmen internal dalam koalisi tidak terwujud, sehingga di lapangan mesin tidak digerakan maksimal.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here