Kontroversi PKI oleh Gerindra dan NasDem, Hanura Minta Politisi Sadar

0
5

Jakarta, Pemilu – Perpolitikan menghangat dalam beberapa hari terakhir, antara lain dipicu oleh pernyataan yang dibuat petinggi partai.

Ucapan Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono membuat politisi PDI Perjuangan (PDIP) marah gara-gara menyamakan PDIP dengan PKI. Setelah itu, muncul lagi kasus Ketua DPP NasDem Viktor Bungilu Laiskodat menyebut Gerindra, Demokra, PKS dan PAN mendukung sistem khilafah dan intoleran terkait sikap mereka terhadap Perppu Ormas.

Sekjen Partai Hanura Syarifuddin Sudding mengatakn politikus seharusnya saling membangun demokrasi yang sehat, bukan malah bikin gaduh.

“Kita berharap para politisi menghargai masing-masing parpol. Tidak saling melontarkan hal-hal katakanlah merusak kredibilitas institusi parpol itu sendiri. Ketika kita menyerang parpol orang belum tentu parpol kita tidak ada celahnya,” ujar Sudding di sela-sela acara Rapimnas Hanura di The Stones Hotel, Bali, Jumat (4/8).

Dia mengingatkan politisi dituntut untuk berjuang demi kepentingan bangsa dan negara, bukan saling serang.

“Kalau sesame politisi saling menyerang dan mengkerdilkan institusi partai sebagai pilar demokrasi ini kan mendegradasi. Saya kira sebaik mungkin itu diredam,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here