Maruf Amin Sindir Kubu Oposisi

0
85

Jakarta, Pemilu – Ma’ruf Amin mengatakan pandangannya mengenai ihwal kiai atau ulama yang terjun ke politik praktis.

Hal tersebut disampaikan cawapres Jokowi saat bersilaturahmi dengan jajaran DPP PPP.

Ma’ruf mengatakan bahwa ulama adalah sosok yang harus siap bila dibutuhkan oleh negara. Dalam kasus pencawapresannya di Pilpres 2019, Ma’ruf tak mau meladeni pendapat yang melarangnya tidak perlu maju ke politik.

“Saya bilang, memang yang boleh jadi presiden dan wapres politisi saja, atau tentara dan pengusaha saja. Kiai juga boleh. Gus Dur jadi presiden, boleh, maka giliran saya jadi wapres, tidak boleh,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf sendiri menilai posisi yang ditawarkan Jokowi kepada dirinya adalah bagian dari bentuk penghargaan kepada ulama. Jokowi sendiri dinilai sebagai presiden yang menghormati ulama dengan tindakan.

“Penunjukkan saya ini saya anggap sebagai penghargaan kepada Ulama. Enggak pernah ngomong dia, tetapi dia langsung kerjakan,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf sendiri menyindir kubu oposisi yang selalu bicara soal penghargaan dan penghormatan terhadap ulama tetapi tindakannya justru sebaliknya.

“Ada sebelah sana bilang menghargai ulama. Menghargai ulama tapi usul ijtima ulamanya tidak didengerin. Malah wakilnya bukan ulama,” kata Ma’ruf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here