Pemilu Serentak Minimalisir ‘Penumpang Gelap’

0
27

Jakarta, PEMILU.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merespon positif keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dikabulkannya uji materi UU Pemilu Presiden (Pilpres) yang menyatakan pemilu 2019 dilaksanakan secara serempak. Dengan begitu, diharapkan pelaksanaan pemilu bisa lebih murah, efektif dan efisien.

“Nilai positif lainnya, nantinya pemenang pilpres akan sejalan dengan pemenang pemilu, sehingga sistem presidensial akan lebih efektif. Selain itu, bangunan koalisi sudah bisa dirancang sejak awal sehingga meminimalisasi adanya ‘penumpang gelap’,” ujar Ketua DPP PPP Bidang Komunikasi dan Hubungan Media, Arwani Thomafi ketika dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat (24/1).

Koalisi, kata Arwani, nantinya akan bersifat permanen dan tidak pasang surut. Selain itu, pascaputusan MK perlu adanya revisi terhadap UU Pilpres tersebut.

“Kami hanya menyayangkan keputusan ini baru dibaca sekarang ini. Saya dengar ini sudah lama diputus, tapi baru dibacakan hari ini, tentu ini pertanyaan yang perlu dijelaskan. Jangan sampai muncul seolah-olah dicari waktu yang bisa membenarkan alasan sempitnya waktu implementasi dari pelaksanaan pemilu serentak ini. Jika waktu itu segera dibacakan saya kira masih cukup waktu utk benar-benar bisa dilaksanakan tahun ini,” tegasnya.

Pada kesempatan lain, pengamat Hukum Tata Negara Irmanputra Sidin mengatakan putusan MK itu menjadi kemenangan seluruh parpol karena tidak ada lagi pengkastaan parpol. Menurut dia, semua parpol memiliki kedudukan yang sama untuk mengusulkan pasangan calon presiden.”Dengan putusan ini semua parpol berhak mengusulkan presiden dan semua parpol sama kedudukannya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here