Pengamat: Pemilu Serentak Cukup Satu Provinsi

0
11

Jakarta, PEMILU.com – Pengamat politik  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhroh mengatakan, pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) dilaksanakan serempak sebaiknya diujicobakan untuk satu provinsi terlebih dahulu.

“Misalnya di Jawa Timur  ada 38 Kabupaten dan 1 Gubernur. Nah ini dulu dong  dilaksanakan. Kalo hal ini berhasil, maka akan kita terapkan di berbagai daerah. Intinya harus ada pilot project dong,” kata Siti, di Jakarta, Minggu (26/1).
Siti menjelaskan, pelaksanaan pemilukada serentak hanya meliputi pemilihan gubernur, bupati dan walikota saja. Sebab, pemilihan DPRD tingkat 1 dan DPRD tingkat Kabupaten atau Kota sudah berbarengan dengan pemilihan presiden, sesuai dengan PUU Pilpres yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, sambung Siti, pelaksanaan pemilukada serentak harus didasari payung hukum jelas. Hal tersebut sangat penting, terlebih MK telah memutuskan beberapa pasal terkait UU Pilpres yang bertentangan dengan UUD 1945.

Meskipun, pemilihan kepada daerah sudah diatur dalam UU No. 32 tahun 2004, tapi menurut Siti, harus direvisi dan disesuaikan dengan keputusan yang sudah diterbitkan MK. “Pada intinya pemerintah bersama DPR harus membuat payung hukum agar pelaksanaan pemilukada serentak dalam memilih Gubernur, Bupati dan Walikota mempunyai pijakan hukum jelas,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here