Pengamat: Sebaiknya Jokowi-JK Tak Hadiri Undangan SBY

3
25

Jakarta, PEMILU.com – Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengingatkan pasangan capres/cawapres Joko Widodo – Jusuf Kalla (JK) berhati-hati ketika menghadiri undangan partai Demokrat pada 1 Juni 2014 untuk memaparkan visi dan misi kedua kubu pasangan capres dan cawapres.

“Kubu PDIP harus berhati-hati dengan tawaran partai demokrat, tentu saja outputnya bukan pada visi dan misi namun bagaimana membangun manajemen kesan,” ujar Pangi kepada Pemilu.com, di Jakarta, Kamis (29/5).

Bisa dibayangkan, lanjut kata pria yang akrab disapa Ipang itu, setelah penyampaian visi misi kedua pasangan capres dan cawapres, lalu partai Demokrat memutuskan mendukung Prabowo-Hatta, tentu saja ini akan merugikan elektabilitas pasangan Jokowi-Hatta. Kesan yang sampai di benak publik Jokowi-JK visi dan misinya ditolak.

“Justru Jokowi-JK akan kehilangan martabat dan harga diri. Ini strategi manajemen kesan yang dibangun pihak kompetitor,” kata Ipang.

Karena itu, kata Ipang, kehadiran Jokowi – Jk untuk memaparkan visi dan misinya di hadapan Partai Demokrat adalah pekerjaan mubazir. Kalau pun, partai Demokrat ingin membicarakan koalisi, menurut Ipang sudah terlambat. Sebab, saat ini waktunya membahas strategi perang, bukan lagi bicara berapa banyak jumlah tentara.

“Kalau betul ingin berkoalisi dengan kubu PDIP dan Gerindra ‘ya’ menurut saya waktunya sudah Magrib,” tandasnya.

3 COMMENTS

  1. PDIP emang dari dulu ga cocok sm Demokrat krn kalah telak 2x dlm pilpres, Megawati msh merasa SBY adalah anak buah yg tdk boleh melewati dia…sampai diundang ke Istana Negara utk acara kenegaraan 17 Agustus tdk pernah datang selama SBY jd presidendan ha nya sekali sewaktu ada Obama…ini menandakan seorang yg bukan negarawan….dan dari kejadian ini cb kita telaah kenapa dan kenapa..? dan anda bs menilai kalau orang/partai kyk gini…gmn sm rakyat….

  2. siapapun.. salah satu pasangan akan jadi pemimpin negri ini, ambil sisi positif dari keduanya.. setidaknya tidak menghujat.. tapi saya pilih No. 1.. Bismillah..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here