Pilkada Tak Langsung Hemat Sampai Rp7 Triliun

0
16

Jakarta, PEMILU.com – Ketua Panja RUU Pilkada Abdul Hakam Naja mengatakan, pemilihan umum kepala daerah yang dipilih melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung diyakini dapat menghemat uang negara sebesar Rp5-7 triliun.

“Hitungan antara Rp5 sampai 7 triliun kalau menggunakan DPRD,” katanya.

Lebih jauh Hakam menjelaskan, pembahasan RUU Pilkada yang saat ini tengah digodok oleh Komisi II DPR RI nantinya akan dipengaruhi dinamika Pemilihan Presiden (Pilpres). Presiden terpilih dimungkinkan akan mempengaruhi keputusan DPR, apakah kepala daerah dipilih secara langsung atau tidak.

“Jadi pemilihan bupati/walikota kalau dibahas diputuskan masa sidang depan, Agustus atau September posisi presiden akan memberikan pengaruh terhadap mana pilihan bupati/walikota dipilih DPRD
atau langsung,” katanya.

Menurut Politisi PAN itu saat ini tinggal tiga isu utama pertama bupati/walikota dipilih langsung atau tidak, kemudian wakilnya apakah satu paket atau ditunjuk oleh bupati/walikota terpilih. Terakhir, sengketa Pilkada yang sudah tidak lagi ditangani Mahkamah Konstitusi (MK).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here