Ruhut: Kedua Kubu Capres Panik Karena Kampanye Hitam

0
33

Jakarta, PEMILU.com – Juru Bicara partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan, banyaknya kampanye hitam yang muncul menunjukkan kedua kubu pasangan capres cawapres, Joko Widodo – Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto – Hatta Radjasa sedang panik.

“Kampanye hitam itu di luar batas normal,” kata Ruhut di Jakarta, Senin (26/5).

Dia bangga langkah yang diambil Ketua Umum Partai demokorat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena hingga saat ini tetap netral. Bekas pesinetron itu berharap kedua kubu meluluhkan hati SBY agar memihak salah satu pihak.”Menangkan hati Pak SBY,” kata dia.

Ruhut mengungkapkan, kedua poros yang dibangun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dan Partai Gerindra hampir tiap hari menemui SBY untuk mengajak koalisi. Padahal, Demokrat bersikap netral.

“Kubu Jokowi, seperti Tjahjo, Hasto, Pak simbolon. Tanggal 1 Juni, SBY menerima Prabowo,” ungkapnya.

Anggota DPR RI Komisi III itu menuturkan, masing-masing kubu memiliki kelemahan. Jokowi, kata Ruhut, terlalu birokratis. Sebab, Gubernur DKI Jakarta itu harus meminta restu kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri atau Puan Maharani terlebih dahulu sebelum membuat keputusan.

“Kalau Prabowo, ibarat beliau jemput bola. Terbayang tokoh datang ke rumahnya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here