Yunarto: Pemilu Masih Terjebak Dalam Lingkaran Setan

0
37

Jakarta, PEMILU.com – Tahapan pemilihan legislatif hampir usai. Ironisnya, masih menyisakan ‘dosa’ pemilu, yakni politik uang. Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, politik uang terjadi dari waktu ke waktu kian marak. Bahkan, kata dia, ibarat wabah, politik uang masih terus menjangkiti sendi-sendi perpolitikan di Indonesia.

Modus politik uang juga sudah semakin cerdas dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Tanpa malu, peyakit money politics tersebut tak hanya menjangkiti elite dan kader partai politik saja, namun menular kepada pemilih di tingkat bawah.

Yunarto khawatir, jika politik uang untuk beli suara tersebut, akan kembali terulang di pemilu presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang. “Kita mengatakan pemilu kita lebih berkualitas, pemilu kita lebih berhasil. Namun, silahkan baca data-data di negara-negara maju, pemilu disini masih terjebak dalam sebuah lingkaran setan ketika unsur mobilisasi itu menjadi hal yang paling penting, jadi kita akan mengulang bahasan-bahasan sama setiap lima tahun,” keluh Yunarto, di Jakarta, Rabu (30/4).

Yunarto mengajak masyarakat untuk lebih pro-aktif jika melihat atau mengetahui adanya pelanggaran yang terindikasi adanya politik uang. Dia meminta agar masyarakat, melakukan perlawanan terhadap politik uang. Sebab, hal tersebut akan mengancam kehidupan demokrasi Indonesia yang luhur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here