Partai Demokrat: Dana Saksi Parpol Usulan Bawaslu

0
41

Jakarta, PEMILU.com – Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf membantah usulan dana saksi parpol berasal dari partainya. Menurut dia, usulan dana saksi parpol tersebut dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Ini kan bukan usulan Demokrat, usulan Bawaslu supaya bisa melakukan pengawasan lebih baik. Saksi hak partai politik, keinginan partai politik bersama-sama usulan partai Demokrat,” ujar Nurhayati, di Jakarta, Senin (27/1).

Padahal, menurut Pimpinan Bawaslu Daniel Zuchron kepada wartawan, Senin (27/1) mengaku, dana saksi partai politik sebesar Rp700 miliar yang berasal dari Anggaran Belanja Pendapatan Negara (APBN) diusulkan oleh partai politik melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan diteruskan ke pemerintah.

“Oh tidak, karena itu bukan proporsi Bawaslu mengurusi partai poltik dalam hal penentuan pembiayaan. Nah itu kan ada kesepakatan anatara DPR dan pemerintah,” kata Daniel.

Daniel mengaku pihaknya hanya menjalankan kebijakan yang sudah diputuskan oleh lembaga legislatif dan eksekutif. “Kalau soal kebijakan dikonfirmasikan ke pemerintah dan DPR. Kan ini faktanya tolak menolak, kalo diterima hanya Bawaslu, Bawaslu yang paling mungkin menjalankan ini,” sambung dia.

Seperti diketahui, Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyetujui pengawas pemilu (saksi) dari perwakilan partai yang dibiayai negara sebesar Rp700 miliar. Selain itu, Bawaslu juga mengalokasikan dana sebesar Rp800 miliar untuk mitra pengawas pemilu lapangan (PPL) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here