Gerindra Harap MK Kabulkan PUU Pilpres

0
30

Jakarta, PEMILU.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berharap, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan pengajuan Pengujian Undang-Undang (PUU) No 42/2008 tentang Pemilu Presiden (Pilpres).

“Kami sangat setuju dihapuskan (presidential threshold, red), karena itu menghalangi hak setiap warga negara untuk dipilih. Itu usaha oligarki partai ketika itu,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (20/3).

Fadli Zon menjelaskan, dalam UUD 1945 hanya mensyaratkan, bila pengajuan pasangan presiden dan wapres diusulkan parpol atau gabungannya. Sehingga, persyaratan presidential threshold sebesar 20 persen bertentangan dengan konstitusi.

“Dengan begitu jauh lebih demokratis, dengan pilihan lebih banyak siapa yang terbaik. Lebih bagus (untuk) regenerasi,” katanya.

Jika MK mengabulkan PUU Plpres, maka konsekuensi semua partai politik dapat mengajukan calon presidennya. Dengan begitu, Pilpres akan berlangsung dalam dua putaran.

“Nanti ujungnya dua putaran. Enggak ada masalah. Mau ada 1000 capres (sekalipun), pasti dua putaran,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here