Novri: Terkait Agama, Gerindra Dinilai ‘Offside’

0
65

Jakarta, Pemilu.com Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dinilai terlalu jauh masuk dalam ranah agama terkait dengan pandangan partai  berlambangkan kepala burung Garuda itu, agar negara menjamin kemurnian ajaran agama. Sebagai partai nasionalis, Gerindra seharusnya tidak perlu memasukkan hal itu dalam platform politiknya.

Hal tersebut dikatakan Dosen Universitas Paramadina, Novriantoni Kahar di Jakarta, Selasa (22/4/2014). “Sebagai partai nasionalis, Gerindra sedang pretending to be religious, yang tidak ada bedanya sama PKS (Partai Keadilan Sejahtera). PKS sekalipun tidak memuat hal itu dalam platform politiknya. Jadi ini bisa dibilang offside,” ujarnya.

Novri menduga pandangan tersebut merupakan upaya Gerindra untuk mendapatkan keuntungan secara elektoral. Mereka, kata dia, mengira hal itu bisa mendapatkan simpati segmen terbesar dari masyarakat.

“Padahal ini bukan persoalan mayoritas atau minoritas. Partai Gerindra seharusnya cermat dan hati-hati dalam memilih kata dalam platform politiknya,” katanya.

Berikut ini pandangan Partai Gerindra soal agama seperti yang termuat dalam Manifesto Partai Gerindra:

“Setiap orang berhak atas kebebasan beragama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama atau kepercayaan.

Namun, pemerintah atau negara wajib mengatur kebebasan di dalam menjalankan agama atau kepercayaan. Negara juga dituntut untuk menjamin kemurnian ajaran agama yang diakui oleh negara dari segala bentuk penistaan dan penyelewengan dari ajaran agama.” Katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here