Golkar Siapkan Arah Pembangunan Berkelanjutan

0
26

Jakarta, PEMILU.com – Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Thohari mengatakan, sebagai sebuah bangsa, Indonesia memerlukan haluan negara untuk menata arah pembangunan ke depan. Haluan tersebut harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambangan. Konsisten itu meliputi konsistensi secara vertikal dan horizontal.

“Konsisten vertikal ini adalah dari pusat ke daerah. Dari presiden, gubernur, bupati, hingga camat. Secara horizontal, dari presiden yang satu ke presiden selanjutnya,” Ketua DPP Partai Golkar Hadjriyanto di Jakarta, Rabu (18/12).

Dia juga mengklaim, saat pihak lain masih mewacanakan hal itu, Partai Golkar telah melakukan langkah maju dengan menyusun Visi Negara Kesejahteraan 2045. Visi yang telah disahkan dalam Rapimnas V Partai Golkar 2013 tersebut merupakan cetak biru (blueprint) arah pembangunan bangsa hingga usia Indonesia mencapai 100 tahun pada 2045.

“Blue print Negara Kesejahteraan 2045 itu disusun sebagai guidance untuk mengarahkan pembangunan secara sistematis. Usaha ini dilakukan, sebab Golkar melihat akar masalah pembangunan di Indonesia kini karena tidak memiliki acuan yang terkonsep dengan parameter yang terukur jelas,” ungkap dia.

Wakil Ketua MPR RI tersebut menambahkan, dengan model pemilihan presiden langsung yang ada sekarang, arah pembangunan bangsa tergantung selera pemimpin. Sehingga dikhawatirkan, jika hal ini terus berlanjut tidak terjadi kesinambungan program pembangunan.

“Bahkan program yang dibuat bisa jadi akan diganti sesuai visi dan misi presiden yang terpilih. Golkar sendiri merasa perlu untuk meluruskan proses ini. Sebagai solusinya, kami meluncurkan Visi Negara Kesejahteraan 2045,” tuturnya.

Visi negara kesejahteraan 2045, lanjutnya, merupakan visi yang akan dijadikan program bila Calon Presiden yang diusung Partai Golkar memimpin negara pada Pilpres 2014 mendatang. Visi itu juga akan menjadi bahan bagi para kader-kader Partai Golkar untuk diperjuangkan dalam tugas mereka, terutama di lembaga DPR dan DPRD. Itu juga yang akan disosialisasikan kepada rakyat melalui berbagai kesempatan beberapa waktu ke depan, termasuk dalam kampanye.

“Jadi, ini bukan hanya visi atau program visi Ketua Umum Aburizal Bakrie (ARB) ketika terpilih menjadi presiden nanti,” tegas dia.

Dia menuturkan, Visi tersebut, terdiri dari tiga tahapan pelaksanaan. Pertama, tahapan 2015-2025 dimana ada 50 item yang harus diperjuangkan. Mulai dari indeks demokrasi, baik yang tangibel maupun intagibel sampai kepada persoalan pertumbuhan. Kedua, tahapan dari tahun 2025-2035. Ketiga, tahapan dari tahun 2035-2045.

Visi Negara Kesejahteraan 2045, terang Hajriyanto, menekankan prioritas pembangunan pada sektor seperti reformasi birokrasi, pendidikan, kesehatan, industri, pertanian, kelautan, infrastruktur, UMKM dan koperasi.

“Keseluruhan prioritas ini dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi melalui Catur Sukses Pembangunan Nasional, yakni:  Pertumbuhan, Pemerataan,  Stabilitas dan Nasionalisme Baru,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here