Info Penting Untuk Pemilu Legislatif Tanggal 9 April 2014

74
23

Jakarta, PEMILU.com – Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014 merupakan tonggak sejarah Republik Indonesia karena pemilu legislatif tersebut akan turut menentukan arah negeri kita Indonesia. Banyak harapan besar tertumpu pada calon-calon wakil rakyat yang akan terpilih dan duduk di legislatif Indonesia. Mari kita ikut menentukan arah negeri ini dengan menggunakan hak pilih kita dan memilih wakil rakyat yang akan berjuang membangun negeri Indonesia dan membela kepentingan rakyat.

Berikut adalah info penting yang wajib Anda baca, khususnya untuk para pemilih yang baru pertama kali mengikuti pemilu:

  1. Hari Rabu, 9 April 2014 datanglah ke tempat pemungutan suara (TPS) antara jam 08.00 – 13.00 , hari ini sudah ditetapkan menjadi hari libur nasional jadi gunakanlah hak pilih Anda.
  2. Bawa SPPS (Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara) model C-6 yang seharusnya sudah terima saat ini dari KPPS di RT/RW Anda. Jika Anda belum menerima surat tersebut, tanyakan RT/RW Anda.
  3. Jika Anda ternyata tidak memiliki SPPS (C-6) diatas, segera hubungi RT Anda untuk meminta surat cadangan (jumlahnya terbatas di setiap KPPS). Atau bawa KTP saat Anda hadir di TPS.
  4. Jumlah partai ada 12 (nomor urut 1 hingga 10 dan nomor 14, 15) karena nomor partai 11, 12 dan 13 hanya khusus di NAD / Aceh.
  5. Pemilu di DKI Jakarta akan menerima hanya 3 lembar kertas suara, yakni untuk DPR, DPRD tingkat 1 dan DPD), sedangkan Pemilu di daerah lain di Indonesia akan menerima 4 lembar kertas suara, yakni untuk DPR, DPRD tingkat 1, DPRD tingkat 2, dan DPD).
  6. Daftar caleg (calon legislatif) hanya akan menampilkan nama saja! Tidak berikut foto! Jadi pastikan Anda mengetahui betul nama caleg pilihan Anda. Berbeda dengan calon DPD ditampilkan berikut dengan fotonya, DPD mewakili perorangan.
  7. Anda boleh mencoblos nomor atau gambar partai. Nama caleg harus dari partai yang sama! Jika Anda mencoblos nomor atau gambar partai yang berbeda dari partai caleg yang Anda pilih, maka kertas suara Anda GUGUR/BATAL!! Suara Anda HILANG!! Mohon diperhatikan, ini penting sekali!
  8. Saat di bilik suara, buka lembaran suara satu per satu. Jangan terburu-buru karena waktu Anda tidak dibatasi. Tentukan pilihan Anda dengan benar.
  9. Setelah mencoblos, Anda harus mencelupkan jari kelingking Anda pada tinta hingga kuku jari kelingking terkena tinta, tidak boleh daging/kulitnya saja.

Kami ingatkan sekali lagi, jangan mencoblos nama caleg dan gambar dari partai yang berbeda! Jika Anda tidak mengenal / tidak punya pilihan caleg, pilihlah partai presiden pilihan Anda. Cobloslah gambar partainya saja pada setiap lembar suara!!

Jika pada Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014, partai dari presiden pilihan Anda tidak memenuhi kuota 20% suara maka presiden pilihan Anda kemungkinan besar tidak bisa maju ke pilpres.

Sebagai warga negara yang bertanggung jawab, mari kita sukseskan Pemilu 2014!

 

[one_third][/one_third]
[two_third_last]Kamu Batal Ikut Pemilu 2014?

Kamu ditolak karena KTP daerah?

Kamu ditolak karena beda domisili?

Kamu tidak sendirian !!

Tuliskan uneg-uneg dan komentarmu disini…[/two_third_last]

74 COMMENTS

    • saya bingung untuk memilih parpol yang sekarang ini ..
      karna hanya janji semata saja dan mengumbar janji tidak mementingkan rakyat kalangan bawah …
      saya selaku warga INDONESIA ingin pemimpin rakyak nanti bisa menjadikan panutan dan menjadi indonesia MAJU …

  1. SPSS saya ada di makassar, tapi sekarang ini saya kuliah di surabaya.
    apakah saya bisa tetap ikut mencoblos di surabaya hanya dengan membawa KTP ke TPS? terimakasih

  2. Saya sampai saat ini blm terima undangan, Pdhal saya udh ksh foto copy kk dan ktp ke petugas kpu di kelurahan.

  3. Apakah bisa kita nyoblos di kota lain,. karna gak mungkin untuk pulang dalam waktu sehar i?

    saya brada di kota Yogyakarta sedangkan Saya berKTP bandung…

    • Di kelurahan Pancoran mas Depok , Jawa Barat rincian anggaran untuk TPS terdapat potongan sebesar 250ribu dengan keterangan PPN-PPH tanpa menyertakan prosentasenya. Dan tidak ada penjelasan dari PPS kelurahan Pancoran mas kota Depok. Mohon pemcerahannya .. Terima kasih.

      • dikelurahan grogol limo depok pun demikian gaji kpps dan anggotanya pun dipotong rp. 25000.katanya buat nambah dana pamsung yang dana APBD kota depok yang kurang buat anggaran pamsung

  4. Dear All,
    sebelumnya saya mohon maaf, saya mau sharing berkaitan dengan hak suara seseorang, ceritanya ada rekan kerja yang asli KTPnya dari jember, rekan kerja saya baru saja pindah penempatan kerja di daerah pasuruan (sekantor sama saya). sebelumnya hari ini (Selasa, 08 april 2014) tadi siang rekan kerja saya mau pulang ke jember untuk mengikuti coblosan di daerah asalnya, dikarenakan hal lain jam 19.00 menginfokan kepada saya bahwa rekan kerja saya tidak bisa pulang ke daerah asalnya jember.

    Dari kronologis seperti itu, bagaimana kah persyaratan agar rekan kerja saya bisa menggunakan hak suaranya untuk ikut coblosan di pasuruan?? hari ini jam 21.00 saya ke kelurahan setempat untuk mendapatkan info agar rekan kerja saya bisa menggunakan hak suaranya di lokasi pasuruan, dari penjelasan ketua KPPS, apabila tidak memiliki formulir C-6 maka tidak bisa menggunakan hak suaranya, apakah ada solusi perihal tersebut????????dengan kata lain dengan asumsi tersebut 1 org akan golput tidak menggunakan hak suaranya, belum lagi orang lain yang merasakan hal yang sama, maka akan banyak yang golput disebabkan tidak bisa menggunakan hak suaranya dikarenakan bukan didaerah asal.

    KALAU PUN BY POSTING INI TANPA ADA SOLUSI, MAKA APA PENTINGNYA WEB INI DITAMPILKAN???????????? SUATU HAL YANG PERCUMA DENGAN KOLOM POSTING INI

    MOHON BANTUAN DAN SOLUSI,

    HAK SUARA SESEORANG SANGAT BERARTI UNTUK MASA DEPAN BANGSA DAN NEGARA KITA

    TERIMA KASIH

  5. hari ini masih bisa nyoblos bagi para perantau. bawa saja ktp atau kartu identitas lainnya ke tps sekitar pukul 8-9. kemudian kesempatan menyoblos akan diberikan satu jam sebelum tps ditutup atau pukul 12.00 WIB. (info dari kpu)

  6. pilih siapa ya, saya jg ga tau & ga kenal orangnya sama sekali 😀 apakah saya mesti pilih ngawur aja ? bingung… kali aja ada recomendasi bt sodara2 yg mau ksh ?

  7. pilih siapa ya, saya jg ga tau & ga kenal orangnya sama sekali 😀 apakah saya mesti pilih ngawur aja ? bingung… kali aja ada yg mau ksh rekomendasi bt saya ?

  8. gunakan hak memilih mu dan gunakan dengan baik,
    tentukan pilihannya berdasarkan hati bkan karna orang lain
    memilihlah dengan cerdas !

  9. Saya satu satunya yg tidak dapat surat C6 di rumah kami. Ternyata yang bermodal ktp jam 12 baru bs memilih. Padahal saya dinas di jam tersebut. Saya sudah ke TPS dekat rumah tempat keluarga akan mencoblos nanti. Tapi tetap jam 12. Apa lacur saya harus golput kali ini.

  10. tenang tenang,,, setiap tps bisa kok asal ada ktp yang jelas dan hidup tunjukin aja ke tpsnya, kalau kalian lagti di luar kota ataupun lagi dimana asal masih nusantara indonesia

    • Gal bisa kok..
      Klw org daerah yg merantau di Jkt harus punya dokument A5. Td saya Tanya Ke Tips 55 Kbn jeruk.. G hbs klw cm modal KTP daerah.

  11. wat apa nyoblos para calon koruptor baru bangsa ini…. Cuman numpang dduk dan tidur di gdung DPR/MPR,trus minta gaji dan fasilitass yg lebih mewah… Mana ada mkirin nasib rakyat yg tlah memilihnya….
    Ini lg blognya orang goblog yg bikin… Gda respon wat pengunjung… Taik ente wkwkwkwk….

    • Saya malah berterima kasih sekali ada website pemilu ini, saya sungguh terbantu. Kalau ngga ada website ini, tahun ini pasti golput lagi… hahahaha…

    • yang penting gaji ente kaga di korupsi bro!biarin aja yang korupsi mah,biar hukum yang mengadili

  12. Dan saya tidak boleh nyoblos di 3 TPS di daerah tebet hanya karena e-ktp saya bukan DKI…. Percuma saja dengan sistem e-ktp kalo kaya gini! Terpaksa golput karena larangan memilih!

    • Mas Andra, untuk pemilih yang tidak terdaftar di daftar pemilih bisa mendaftar langsung sebagai pemilih tambahan (tentu apabila stok surat suara di TPS masih tersisa), dan waktu yang ditentukan untuk mencoblos adalah pukul 12.00 hingga 13.00 (cukup bawa identitas KTP atau Paspor).

      Semoga penjelasan saya membantu.

      • Saya juga menghadapi permasyalahan yang sama, kebetulan saya bekerja di balikpapan dan baru pulang dari site project. ketika saya datang ke TPS 22 batuampar balikpapan. ternyata saya di tolak. jelas panita bahwa saya harus mengurus surat pindah pemilihan suara 3 hari sebelum pemilihan. jadi saya pun Golput. Mohon Maaf.

        • Saya sudah bawa surat undangan dari RT setempat sesuai KTP saya dan KTP saya ke Kecamatan lain tempat saya pindah (sedang dalam proses pengajuan pindah KK). namun tetap tidak diperbolehkan ikut memilih juga.

      • Payahhhh….percuma punya ektp….ga bisa nyoblos di TPS VI sambangan singaraja bali bermodalkan ktp…saya kan sedang liburan….ktp saya ktp kalimantan timur….ribettt mesti ada A5….payahhhhhh!!!!!

  13. Saya tidak dpt undangan, kemudian saya dtg bawa KTP untuk nyoblos tp ditolak, pdhl KTP saya adalah warga RT sekitar loh. Saya cek ke list daftar peserta jg tidak ada, Wah ya sudah terpaksa golput deh. Nanti surat suara saya pasti digunakan untuk partai tertentu rekanan si RW. Selamat! Hidup Demokrasi Indonesia. Saya hanya salah satu contoh dari ratusan warga di indonesia yg mungkin bernasib sama seperti saya.

    • Betuuul saya jg.. Harus bawa surat pengantar dari Lord Dracula segala. Padahal di atas sudah jelas dibilang boleh bawa KTP saja…

  14. Capek kalau udh berurusan dengan birokrasi negara sakit seperti ini.. Penuh dengan inkonsistensi.. Digadang-gadang campaign bisa nyoblos dimana aja. Giliran digunakan, banyak banget syaratnya.. Kenapa sih ga mau dibikin mudah saja? Sudah berapa trilyun dihabiskan hanya utk bikin sistem bodoh ini?? Memang sih, sistem yg dibikin pasti sudah dengan sengaja dibuat rumit, berbelit-belit supaya bisa dimanipulasi. Apa lagi hayo alesannya?

  15. Sy warga Bandung, tinggal di Jakarta (Kemayoran), yg malas pulang ke Bdg utk nyoblos.
    Rencana mau nyoblos, pagi ini puter” ke tiga TPS berbeda, ngobrol sama ketua KPPS & Pak RW setempat dan kesimpulannya, sy dan bbrp org yang senasib tetep gak bisa nyoblos. Ini dia alasannya :

    TPS 1 : Utk pindah TPS, hrs membawa kertas C-5 (kertas keterangan pindah TPS). Kertas undangan C-6 tidak lagi berguna.

    TPS II : Pendaftaran dgn KTP tidak berlaku, karena alamatnya berbeda kota. Harus menggunakan KTP alamat jakarta dan baru bisa nyoblos jam 12.

    TPS III : Sama halnya dengan kasus TPS I & II, ditambah jika memang ingin menggunakan KTP beda kota, hrs daftar sebelum hari H, dgn daftar ke KPPS setempat dan membawa KTP & KK.

    Beginilah kondisi pemilu legislatif di wilayah ini, jika ingin dikomentari dan diprotesi, sudah pasti sgt banyak.

    Next time utk Pilpres, lbh baik kita yg inisiatif utk persiapan diawal, jgn mengandalkan org lain (termasuk KPU serta jajarannya) dan pastikan sblm hari H kita punya hak suara, sehingga lokasi TPS jg tidak menjadi issue. Karena hak suara kita untuk negeri ini, bukan utk KPU dan oleh KPU.

    Pikir-pikir, buat apa pemerintah investasi KTP dengan sistem barcode ya kalau utk pemilu saja tidak bisa digunakan sbg alat yg sah. Drpd uang triliunan utk hal yg tidak jelas, lbh baik bangun sistem yg strategic dan advance.
    Mmg utk pileg skrg sy gak niat sih, hehe. Sekian dan mari kita bobo lagi.

  16. Kasus saudara Gahara, sama persisi dengan yang saya alami di Jakarta Barat. Saya gagal menggunakan hak pilih saya, karena tidak diperkenankan nyoblos di TPS tempat dekat saya bekerja, karena saya tidak memiliki form C-6 (karena form C-6 saya ada di tempat tinggal saya di Bandar Lampung).

    Sesuai keterangan di website pemilu.com, saya dengan yakinnya pergi ke TPS terdekat dengan kantor saya bekerja, dengan berbekal e_KTP luar kota. Dan ternyata e-KTP saya hanya bisa digunakan untuk mendaftar pemilih, di daerah tempat e-KTP dikeluarkan. Peraturan yang funny dan mungkin kita dianggap orang2 bodoh.

    Jelas2 e-KTP dibuat dengan nomor unik yang hanya di create 1 nomor untuk 1 e-KTP, kok masih gak berlaku untuk mendaftar di TPS daerah tempat saya bekerja. Kalau dikawatirkan akan ada data double, jelas2 kekawatiran yang gak masuk akal. Saya justru kuatir, sistem ini sengaja dibuat untuk memperbanyak Golput, karena pada kenyataannya, banyak pekerja di luar kota yang tidak bisa balik kampung untuk mencoblos.

    Saya hanya bisa berdo’a semoga dengan Pemilu 2014 ini, akan terpilih caleg2 yang amanah dan peduli rakyat, dan semoga Allah SWT memberikan Rahmat bagi Indonesia, Negeri yang kita cintai ini.

  17. Datang ke TPS niat nyoblos sembari bawa KTP, kata petugas fotocopy KTP-nya, balik lagi setelah dapet fotocopy ktp, eeeh kata petugasnya harus ke RT.

    Info nya kan ‘atau bawa KTp’, Ga bene banget dah..

  18. Sy adalah seorang mahasiswa, asli Surabaya. Namun, selama 2 tahun ini sy sedang berkuliah di salah satu universitas swasta di tangerang. Minggu ini, tepatnya dari tgl 7-11 April, sy dan teman2 lain sedang menjalani Ujian Akhir Semester. Hal ini sangat tidak memungkinkan buat kami (yang asli luar daerah/pulau) untuk mengurus hak pilih di kota asal. Tidak memungkinkan buat kami untuk pulang kampung hanya sekedar untuk mengurus form A5. Saya pikir dengan hanya membawa E-KTP akan menyelesaikan semuanya. Bayangkan saja berapa banyak mahasiswa lainnya yang berasal dari daerah lain. Hak kami seakan terabaikan dan terambang-ambang di tengah ketidakjelasan. Kami punya hak pilih, tapi kok dipersulit? Petugas KPU pun di lapangan memiliki pendapat yang berbeda2 dan penjelasannya sangat ‘complicated’. Sepertinya mereka juga tidak disosialisasikan untuk memiliki prinsip tentang prosedur pemilu yang sama, baik, dan benar. Bagaimana mereka bisa mensosialisasikan sesuatu jika mereka sendiri tidak paham dengan peraturannya? Saya menyempatkan diri untuk bertanya kepada 2 orang petugas KPU. Namun, keduanya memiliki pendapat yang berbeda. Terus, pendapat manakah yang dapat menjadi pegangan saya? Sangat mengecewakan. Padahal ini merupakan kali pertama buat saya untuk dapat memberikan hak suara. ‘Excited’ tapi dikecewakan. Terima kasih KPU atas ketidakjelasan dan ‘messed-up regulations’nya. 😉

  19. saya warga ktp semarang tugas di pemalang malas plg krn libur cuma 1 hari. rencana mau nyoblos begitu sampai tps di tolak krn ktp luar kota.. katanya boleh hanya pakai ktp.. ternyata harus urus A5.. semua jadi sia2..

  20. saya GOLPUT karena mau nyoblos pun “merasa ikut berdosa, karena wakil rakyat yang saya pilih cuma jadi para koruptor”

  21. Mohon konfirmasinya..
    Apakah jika kita belum mempunyai formulir SPPS C-6 maka kita harus ke kantor kelurahan untuk meminta surat pengantar untuk bisa menggunakan hak pilih kita? Sementara KTP yg di miliki sudah sesuai dgn TPS yg kita datangi. Itulah info yg kami dapat dari tempat TPS. Sementara di website di infokan cukup dgn membawa KTP?

  22. ambisi = harapan untuk ….. ? , apabila gagal pasti kecewa berat, ada yg sutris, ada yg gila dan ada yg jatuh miskin gara2 ambisi, hidup ga usah ngoyo, contoh aja para petani, bercocok tanam, berharap panen yg bagus dan banyak2 berdoa sama Alloh dan ga pikir2 untuk korupsi. pasti HIDUP BERKAH dan AMAN

  23. Sama, td juga mau coba nyoblos. tp hrs ada A5… kl sy bisa ngurus A5, nagapain pula nyoblos ditempat lain… males.. udh syukur mau ikut nyumbang suara …malah di persulit..jgn salah kan kal kita kita golput…

  24. Ah sudahlah omong kosong itu bisa nyoblos cm pake KTP, saya di tolak di 2 TPS!!!
    Buat apa itu e-KTP???? Kalo urusan nyoblos aja masih ribet masih dipersulit..

  25. E-ktp daerah asal ga bisa digunakan di pemilu. . .katanya berlaku NASIONAL. . .apa fungsi nya E Ktp kalo gitu. . .sebagai WNI saya merasa ga dianggap . . .saya datang ke TPS bawa E ktp ga bisa digunakan. . .Indonesia BELUM MERDEKA. . .SEMOGA KORUPTOR MAKINTUMBUH DAN BERKEMBANG DI NEGARA BUSUK INI. .

  26. para ilmuwan (profesor) dan para ustad atau kyai atau aktifis sekalipun yang melihat para wakil rakyat yg korupsi begitu gusar dan marah. tetapi setelah para ilmuwan (profesor) dan para ustad atau kyai atau aktifis itu mencalonkan diri dan duduk sebagai wakil rakyat, eeee dia ikut-ikutan menikmati korupsi juga. Apakah masih ada yang bisa dipercaya di bumi Nusantara ini, buka mata dan buka telinga, rakyat butuh perubahan untuk kesejahteraan dan ingat banyak orang2 yang kecewa yang menjadi teroris dan perlu di ingat, jangan di kira negara2 lain tidak menyaksikan kekacauan negara kita, dan dia siap untuk memanfaatkan kekacauan itu dan mencaploknya. INGAT ITU …… !

  27. Saya datang di TPS ditolak alasan harus ada form pengantar A5 segala, saya dengar luar kota bisa pakai KTP aja, ngapain saya ada e KTP klo masih ribet gini, urus form A5 pasti juga ribet harus butuh berapa lama saya pulang kampung klo cm urus form macam itu cm untuk bisa ikut nyoblos,benar” luar biasa serasa saya bukan warga negara Indonesia merdeka, memberikan hak suara saja saya tidak bisa……

    • Saya mengalami apa yang dialami oleh semua commenter di situs ini, KPU ga jelas, birokrasi kusut, kita mau pakai hak pilih kok dipersulit. pejabat2 mewanti2 agar jangan golput, tapi kami semua harus golput karena birokrasi anda para pejabat2 sekalian Hidup GOLPUT..!!!!

  28. Pemerintah dengan KPU-nya benar-benar egois.
    Pemilu dilaksanakan di hari kerja, walau dijadikan libur nasional, percuma saja jika bukan akhir/awal pekan.
    Diperparah lagi, ribuan orang di Bandara Soekarno Hatta tidak bisa ikut men-coblos karena ditolak jika hanya menggunakan KTP.
    Tercium bau busuk dari pemilu kali ini.

  29. Ada pemilu lewat Online tak, sebab kita berada di luar negeri,tak Ada cuti pergi ke Kedutaan.

  30. karena tidak dpt surat undangan, tetap niat datang jam 12 ke TPS dengan bawa KTP … begitu sampai TPS disuruh Fotocopy KTP (jarak utk fotocopy lumayan jauh, trus panas pula) Akhir nya BATAL nyoblos.
    “Panitia TPS yang ‘STUPID’ vs GOLPUT Teknis Administrasi”. -Kel.Jatimurni Kec.Pondok Melati – Kota Bekasi, Jawa Barat

  31. pemilu sekarang batal tdk sah krn banyak rakyat yg tdk mencoblos gara gara gak bawa surat undangan, dan ditolak oleh panita pemilu.

  32. Hari ini saya sangat kecewa karena harus golput. Padahal 1 hari sebelumnya saya sangat bersemangat dengan pemilu kali ini.

    Saya mahasiswa di salah satu Universitas Negeri di Bandung. Hari ini saya pagi-pagi (sekitar jam 9 pagi) datang ke TPS terdekat dengan tempat tinggal saya, ditolak meskipun saya telah memberi tahu bahwa hari H seharusnya tetap bisa mendaftar dan melapor di PPS setempat. Saya masih ngotot untuk bisa memilih sehingga disuruh pergi ke kelurahan Taman Sari Bandung. Akhirnya saya pergi ke kelurahan yang dimaksud. Setelah bertemu dengan Ketua PPS di kelurahan saya juga ditolak meski saya ngotot bahwa ada peraturan bahwa mendaftar cukup dengan KTP pada hari H, tetapi petugas PPS juga ngotot kalau dari luar kota maksimal pendaftarannya 3 hari yang lalu dan harus memiliki dokumen A5 dari daerah asal (peraturan yang cukup merepotkan), dan saya disuruh untuk membaca peraturan nomor 20 (kalau tidak salah ingat) dari KPU. Saya juga sempat meminta nomor kontak KPU pusat sehingga saya bisa memastikan secara langsung peraturan tersebut akan tetapi tidak diberi oleh dan disuruh mencari sendiri nomor kontaknya. Setelah ngobrol-ngobrol selama hampir setengah jam akhirnya saya menyerah dan pulang ke tempat tinggal saya. Beberapa saat kemudian sekitar jam 10 pagi, 2 orang teman saya di group chat mengatakan bahwa mereka bisa mencoblos masing-maing di kelurahan yang berbeda.

    Untuk itu saya dapat menarik kesimpulan bahwa dari petugas TPS saja tidak mengetahui peraturan yang benar seperti apa bagaimana masyarakatnya? Mohon KPU untuk memperbaiki sosialisasi peraturan sehingga tidak terjadi kesalahpahamanan seperti ini.

    Salam.

  33. TERPAKSA GOLPUT

    Dgn berbekal e-ktp Saya dtg ke TPS utk memberikan hak suara tp ditolak krn tdk punya kartu A5 krn dr luàr kota
    Bersàmaan dg sy ada sekitar 6 org lainya.
    Km pergi ke kelurahan ngesrep smg sesuai dg yg diminta petugas tps.
    Setelah bertemu petugas pps kelurahan dan dia tel ke petugas kecamatan memberitahu bahwa km tdk bs mencoblos hanya dgn ktp aja.
    Sebenernya dgn mencelupkan jari ķe tinta sulit bagi seseorg utk mencoblos 2 kali.
    Jd semestinya dg ktp saja seseorg bs memberikan bak suaranya. Mohon agar aturan bs dipermudah.
    Biaya yg dikeluarkan pemerintah utk pemilu sgt besar tp sosialisasi sgt kurang. Sungguh sayang. Saya yakin ribuan org punya kasus seperti sy. TERPAKSA GOLPUT

  34. Pada 9 April 2014 saya terpaksa harus Golput datang pagi pagi ke Tps untuk memberikan hak suara saya, terpaksa tidak bisa coblos, padahal ktp saya jakarta. Saya tanya ke Rt alasannya ktp saya yang masih baru padahal saya telah perpanjang ktp saya tiga bulan yang lalu.

    HAK SUARA SESEORANG SANGAT BERARTI UNTUK MASA DEPAN BANGSA DAN NEGARA KITA

    TERIMA KASIH

  35. Yg lbh lucu lagi org bogor bisa dapet undangan nyoblos di tps jakarta sedangkan yg pynya ktp jakarta dateng ke tps syeuh bawa foto kopi ktp lha gmn tho yg punya foto kopi ktp kan pd tutup KpU INi bisa mikir gak sic

  36. Pilpres nanti aturan nyoblos dari daerah lain harus ada formulir C 5 harus direvisi karena banyak sekali org yang tidak bisa nyoblos ,padahal sdh punya KTP elektronik yg brlaku nasional masak harus pulang kampung hanya ngambil formulir C5.

    • terpaksa golput, ada pengumuman di musholla deket rumah bahwa warga yang sudah dapat undangan dibatasi sampai jam 12, karena akan digunakan untuk warga yang coblos dengan DPKT atau yang pakai ktp warga setempat. Dengan semangat 45 dan merasa himbauan tersebut tergeraklah hati saya, namun apa yang diharapkan itu pupus sudah, pak RT dengan lantang bicara: “maaf pak surat suara cadangan cuma 2% atau cuma 9 dan telah habis dan disuruh untuk balik lagi pada pemilu PRESIDEN nanti”. Dengan gontai dan pasrah dan tidak banyak tanya saya berserah mungkin suara saya tidak bisa disalurkan gara2 surat suara yang cuma 2%, mohon KPU mensosialisi petugas di TPS dan pak RT, apa benar demikian.

  37. terpaksa golput, ada pengumuman di musholla deket rumah bahwa warga yang sudah dapat undangan dibatasi sampai jam 12, karena akan digunakan untuk warga yang coblos dengan DPKT atau yang pakai ktp warga setempat. Dengan semangat 45 dan merasa himbauan tersebut tergeraklah hati saya, namun apa yang diharapkan itu pupus sudah, pak RT dengan lantang bicara: “maaf pak surat suara cadangan cuma 2% atau cuma 9 dan telah habis dan disuruh untuk balik lagi pada pemilu PRESIDEN nanti”. Dengan gontai dan pasrah dan tidak banyak tanya saya berserah mungkin suara saya tidak bisa disalurkan gara2 surat suara yang cuma 2%, mohon KPU mensosialisi petugas di TPS dan pak RT, apa benar demikian.

  38. Benarkah orang yg gak nyoblos itu dikatan Golput ??? Bodoh orang yg bilang gitu karena dia tidak liat alasannya . . . saya gak nyoblos gara” g dapan undangan . . . bawa KTP nunggu jam 12.00 pernah terjadi di PILKADES yg g dapat undangan harus bawa KTP ngotot saya datang samapai dsna masuk ternyata malah tangan di celupin ke tinta. dan malah g dapat kartu suara… sebelum bicara ohon revisi ucapannya !!!

  39. Kpu taekkkkkkkkk……percuma e-ktp nyoblos kaga bisa…..banyak aturan tp hasilnya nol besar…..

  40. i stand on my side saja klo gini mah.,e-ktp aja udah setahun kemaren buat nyampe sekarng ga ada wujudnya. saya orang jogja kerja di bandung.

  41. saya tidak mendapatkan surat undangan pemilu karna saya sekarang tinggal. di alamat yg bukan sesuai alamat ktp lagi apa saya masih biasa untuk menyoblos atau mendapat .hak pilih?

  42. Saya asli cirebon. Nikah dengan orang karawang, saya pun dah urus pindah kartu keluarga, sudah punya ktp 2 tahun lalu… kenapa saya gg dapat undangan buat hak nyoblos.. cuma istri saya aja yang dapat, gimana ni pemerintah,.. kacau bgt system sensus ny. Masa istri dapat, kepala keluarga gak dapat.

  43. Kpu, jangan lah mengambil keputusan,yang tidak menyenangkan rakyat.sebab kpu tidak menyelesaikan pelanggaran dalam pemilihan tsb.tolong lah selesaikan dulu demgan tuntas,baru di umumkan.biarlah terlambat,dari pada terjadi kesalah fahaman,yang akan mengakibatkan perpecahan dan pemberontakan.berlaku la dengan adil dan jujur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here