PKS: DPT Pilkada Bisa Jadi Rujukan

0
15

Jakarta, PEMILU.com – Setelah tertunda dua kali, rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini akan mengumumkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan legislatif 2014 mendatang. Hal itu pun mendapat tanggapan beragam dari politisi Senayan.

“Saya sangat prihatin dengan persoalan DPT ini. Sudah ditunda 2x pengumuman penetapanya, tapi ternyata belum siap juga KPU,” ujar angota Fraksi Parta Keadilan Sejahtera (PKS) itu saat dihubungi, Jakarta, Senin (4/11).

Jazuli yang juga anggota Komisi II DPR RI itu menilai, validitas data masih bermasalah. Hal itu pertanda KPU tidak profesional. Diantara kerja utama KPU sebenarnya adalah menghadirkan DPT yang valid dan itu seharusnya tidak sulit. Sebab, KPU bisa menggunakan data DPT untuk Pilkada.

“Sepanjang 5 tahun ini kan terjadi pilkada di hampir seluruh provinsi, semua kan pake DPT. Harusnya, DPT pilkada itu juga bsa jadi salah satu rujukan,” katanya.

Kalau sampai sekarang DPT masih carut marut, hal itu membuat Jazuli bingung. “DPT di pilkada-pilkada itu gimana validitasnya? Atau bagaimana mengelolanya???,” tanyanya.

Jazuli juga menyoroti kerjasama antar instansi terkait tidak terjalin bagus. Misalkan saja, terang dia, rujukan data awal KPU ialah DP4 Kemendagri, lalu di verifilkasi oleh KPU. Orang yang meninggal dicoret, yang menikah dan berusia 17 dimasuksn ke dalam daftar pemilih sementara (DPS), kemudian dicek ulang untuk menjadi DPT.

“Itu aja kan kerjanya, tapi kok sulit banget kelihatanya. Karena, masing-masing lebih mengedepankaan ego ektoral, tidak bisa kerjasama dengan baik,” kata dia.

Dia pun mendukung tak ada ada penundaan lagi untuk mengumumkan DPT. Pasalnya, untuk persiapan berikutnya yakni lelang barang logistik pemilu. “Umumkan saja. Nanti tetap ada ruang perbaikan. Karena, dari sekarang sampai 9 April kan masih dinamis, ada yang menikah, ada yang akan genap 17 tahun,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here