Hary Tanoesoedibjo

[one_half]Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo lahir di Surabaya, 48 tahun silam. Ia adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Saat ini Hary memegang beberapa jabatan strategis di berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia, dan juga Calon Wakil Presiden dari Partai Hanura.[/one_half]

[one_half_last][facebook]      [tweet]      [Google]

 

[follow id=”PemiluCom” size=”large” count=”true” ][/one_half_last]

 

Keberhasilan HT, begitu bos MNC Group itu disapa nampak ketika memimpin grup Bimantara. Awalnya, di perusahaan milik Bambang Trihatmodjo itu HT hanya memiliki saham 25 persen. Namun, dalam waktu tak lama ia bisa memiliki saham mayoritas dan berhasil menyehatkannya.

Pada tahun 2002, HT mendirikan Media Nusantara Citra (MNC) Group yang menginduk pada Global Mediacom,  perusahaan hasil perampingan 100 perusahaan Group Bimantara. Dengan keberhasilannya itu, pundi-pundi kekayaan HT terus menggemuk. Pada 2011, Forbes mencatat HT menduduki peringkat 22 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan 1,9 miliar Dolar AS atau setara Rp10,7 triliun.

Sukses dalam dunia bisnis, HT masuk gelanggang politik meskipun banyak yang mempertanyakannya. HT memilih berpolitik lantaran sering ‘dikerjai’ dalam urusan hukum. Salah satunya, perang melawan Siti Hardijanti Rukmana -putri almarhum Soeharto- yang hendak mengambil alih TPI (MNC TV).

Mulanya, HT masuk ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem) duduk sebagai Ketua Dewan Pakar dan Wakil Ketua Majelis Nasional. Pada 21 Januari 2013, dia mundur dari Partai Nasdem lantaran silang pendapat dengan pendiri Nasdem, Surya Paloh.

Keluar dari Nasdem, gayung bersambut. HT resmi bergabung dengan Partai Hanura pada tanggal 17 Februari 2013. Alumnus Ottawa University, Kanada itu langsung menduduki posisi Ketua Dewan Pertimbangan. Posisi strategis lain di partai besutan Wiranto itu sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), dan calon wakil presiden dari Hanura mendampingi Wiranto.

Pendidikan

-Bachelor of Commerce (Honours), Carleton University, Ottawa, Kanada (1988).
-Master of Business Administration, Ottawa University, Ottawa, Kanda (1989).

Karier

-Pendiri, pemegang saham, dan Presiden Eksekutif Group PT. Bhakti Investama
-Presiden Direktur PT. Global Mediacom Tbk.
-Presiden Direktur PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNC)
-Presiden Direktur PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI)
-Komisaris PT. Mobile-8 Telecom Tbk.
-Komisaris Indovision.
-Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)

Penghargaan

-Peringkat ke-22 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes, 2011
-Unpredictable Newsmaker 2011, dari media portal Rakyat Merdeka Online (RMOL)

Social Media

[divider]