TERBARU:
Home / Profil / Hatta Rajasa

Hatta Rajasa

Hatta Rajasa
Nama Lengkap : Hatta Rajasa
Panggilan : Hatta | Rajasa
Agama : Islam
Tempat Lahir : Palembang, Sumatera Selatan
Tanggal Lahir : 18 Desember 1953
Zodiac : Sagitarius
Hobby : Membaca
Pasangan : Drg. Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa
Anak : Reza, Siti Rubi Aliya Rajasa, Azimah, Rasyid
Partai Politik : Partai PAN
Pria kelahiran  Palembang, Sumatera Selatan, 18 Desember 1953 ini pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi(2001-2004) dan  pada tahun 2009-2014 menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II.
         

 

 

Masa jabatannya sebagai Menteri Perhubungan ditandai dengan beberapa kecelakaan transportasi yang menonjol, di antaranya musibah Mandala Airlines Penerbangan 91, Kecelakaan KM Digoel, Musibah KM Senopati Nusantara, Adam Air Penerbangan 574, dan Garuda Indonesia Penerbangan 200.

Ketika masih kuliah di ITB, Hatta aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, sebagai Waka Himpunan Mahasiswa Tehnik Perminyakan ITB dan Senator Mahasiswa ITB. Selain itu, semasa kuliah, ia juga sempat menjadi aktivis Masjid Salman Bandung.

Pada 9 Januari 2010, secara aklamasi, Hatta Rajasa terpilih sebagai Ketua Umum DPP PAN periode 2010-2015 menggantikan Soetrisno Bachir. Besan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga terpilih sebagai bakal calon presiden dalam pemilu 2014. Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Kerja Nasional PAN 2011 di Jakarta.

Hubungan baik tersebut tak hanya dari status besan. Kedekatan mereka menarik perhatian karena hubungan kedua
orangtuanya dikancah politik dan pemerintahan. Hatta dikenal sebagai menteri yang cukup dekat dengan SBY, bahkan kerap menjadi utusan penghubung silahturahmi politik SBY dengan lawan politiknya. Bahkan, banyak yang menyebut pernikahan putri Hatta dengan putra bungsu SBY merupakan perkawinan politik.

Pada mulanya dia menjabat Ketua Departemen Sumber Daya Alam dan Enerji di PAN. Kemudian, setelah kongres I, terpilih menjadi Sekjen. Pada Pemilu 1999, ia pun terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari PAN, dari wilayah pemilihan Bandung. Di lembaga legislatif itu, dia terpilih menjadi ketua Fraksi Reformasi DPR.

 

Pendidikan

Insinyur Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Karir

2010-sekarang: Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional
2009-sekarang: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II
2007-2009: Menteri Sekretaris Negara Kabinet Indonesia Bersatu
2004-2007: Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu
2001-2004: Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Gotong Royong
2000-2005: Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (DPP-PAN)
1999-2000: Ketua Fraksi Partai Reformasi DPR-RI.
1982-2000: Presiden Direktur Arthindo
1980-1983: Wakil Manager teknis PT. Meta Epsi
1977-1978: Teknisi Lapangan PT. Bina Patra Jaya

Penghargaan

“Bintang Mahaputera Adipradana” – Pemerintah Republik Indonesia (2013)
“Narasumber/Pejabat Yang Paling Mudah Dihubungi Wartawan” – Persatuan Wartawan Indonesia Jaya (2013)
“Economic Booster of The Year” – Indonesia Property&Bank (2013)
“Reformasi Award” – Pro Democracy (2013)
“Pemimpin Pembangunan Ekonomi Nasional” – Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Jawa Timur (2013)
“The Rising Stars’s Men Obsession’s 9 Young Leaders 2013-2014″ – Men Obsession’s (2013)
“Gwanghwa Medal” – The first rank of the Order Of Diplomatic Service Merit, Republic of Korea Jakarta (2012)
“Pemimpin Perubahan 2011″ – Republika (2011)
“Public Policy Award” – Asia Society (2011)
“Ganesha Prajamanggala Bakti Kencana” – Institut Teknologi Bandung (2011)
“Charta Politica Award” – (2010)
“Ganesha Prajamanggala Bakti Adiutama” – Institut Teknologi Bandung (2009)

Social Media

Kubu Prabowo-Hatta Optimis KPU Disanksi

Kubu Prabowo-Hatta Optimis KPU Disanksi

Kubu Prabowo-Hatta optimis Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dijatuhi sanksi oleh Badan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu presiden (pilpres).

Read More »

Pengamat: Sulit Bagi MK Kabulkan Gugatan Prabowo-Hatta

Pengamat: Sulit Bagi MK Kabulkan Gugatan Prabowo-Hatta

Mahkamah Konstitusi (MK) tidak akan mengorbankan stabilitas keamanan hanya untuk mengabulkan gugatan Prabowo-Hatta.

Read More »

Prabowo-Hatta Siapkan Bukti Kecurangan Sebanyak 10 Truk

Prabowo-Hatta Siapkan Bukti Kecurangan Sebanyak 10 Truk

Kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengaku siap mengikuti jalannya persidangan gugatan hasil pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).

Read More »

Rekapitulasi Nasional, Prabowo-Hatta Unggul Sementara

Rekapitulasi Nasional, Prabowo-Hatta Unggul Sementara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengesahkan rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) di 9 propinsi.

Read More »

Prabowo-Hatta Klaim Unggul Tiga Persen

Prabowo-Hatta Klaim Unggul Tiga Persen

Berdasarkan real count atau hitung manual internal Partai Gerindra, kubu Prabowo-Hatta mengklaim menang tipis. Menurut anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, Prabowo-Hatta unggul tiga persen atas pasangan Jokowi-JK.

Read More »

Prabowo-Hatta Kalah, Kader Minta Munas Golkar Dipercepat

Prabowo-Hatta Kalah, Kader Minta Munas Golkar Dipercepat

Mantan politikus Golkar, Poempida Hidayatulloh mengatakan, kader partai Golkar di daerah mendesak segera melaksanakan musyawarah nasional (Munas) menyusul kekalahan pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta yang diusung partai beringin itu pada Pemilu Presiden 9 Juli lalu.

Read More »

Tim Prabowo-Hatta Minta Lembaga Survey Disanksi

Tim Prabowo-Hatta Minta Lembaga Survey Disanksi

Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Romahurmuziy mengatakan, sebaiknya para elit politik menahan diri dan tidak membuat pernyataan yang memicu konflik.

Read More »

Kuasai Hampir Semua Pulau Jawa, Prabowo-Hatta Diprediksi LSN Menangi Pilpres 2014

Survei Indikator Tunjuk Data Jokowi Capres Paling di Perhitungkan

Menurut hasil survey Lembaga Survey Nasional (LSN) Prabowo-Hatta diprediksi memenangi Pilpres 2014 dengan suara moderat sekitar 55% suara.

Read More »

7 responses to “Hatta Rajasa”

  1. abahgalunggung says:

    Bismillaah, Segala puja dan puji hanya milik Allaah SWT semata Rabb-nya manusia, Raja-nya manusia, Sembahan-nya manusia, Penguasa alam jagat raya ini beserta seluruh ini dan Penguasa alam akhirat !!!
    Allaah SWT tempat bergantungnya seluruh makhluk dan Allaah SWT yang telah menjadikan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amal shalehnya !!!
    Setiap sesuatu pasti akan musnah kecuali hanya Dzat Allaah SWT Yang Maha Kekal !!!
    Setiap diri adalah pemimpin dan pasti akan ditanya oleh Allaah SWT tentang tanggung jawab kepemimpinannya !!!
    Diperebutkan ataupun tidak tanggung jawab kepemimpinan pasti akan menghampiri kita semua !!!
    Sehingga kita semua harus sadar betul jika memilih pemimpin harus yang bersedia tanggung jawab terhadap kesejahteraan lahir maupun bathin di dunia dan akhirat serta menyelamatkan bawahannya dari siksa adzab api neraka !!!

    Jadi bukan berasal dari mana para pemimpin itu datang !!!
    Sekarang ini Indonesia dipimpin oleh para pemimpin yang berasal dari turunan Jawa hasilnya adalah seperti ini melarat lahir dan bathin tersiksa di dunia apalagi di akhirat.

    Bagaimana jika yang memimpin adalah orang-orang keturunan China ???
    Tidak diberi kesempatan menjadi Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif serta ABRI menguasai NKRI ini apalagi jika diberi.

    Ingat dulu Singapura yang memimpin negerinya adalah suku Melayu sekarang ???

    Apakah jika kita lengah NKRI bakal seperti Singapura ???

    Ingat sekarang, tanah yang ada di tanah air kita mayoritas milik siapa ???

    Sekarang penduduk yang mendominasi tanah air kita jumlahnya sudah berapa orang ??? bangsa kita harus di KB kalau mereka ???
    Akibatnya jumlah penduduknya bertambah pesat.

    Sekarang posisi mereka tidak hanya di dunia perdagangan dan kedokteran serta pengacara saja akantetapi sudah menguasai seluruh posisi termasuk di Legislatif, Eksekutif, Yudikatif.

    Jika syarat wilayah, penduduk serta pemerintahan sudah dikuasai mereka maka satu langkah lagi bangsa Indonesia yang pribumi bakal seperti bangsa Melayu di Singapura tersisihkan, syarat tersebut adalah pengakuan dari negara yang lain dan itu sangat mudah sekali tingal melangkah ke Singapura.

    Maka Bangsa Indonesia pribumi tamat riwayatnya di gantikan oleh mereka, sudah siapkah ???

    Pertanyaannya adalah siapakah yang memiliki peluang besar untuk menjadi Presiden RI berikutnya ???

    Pribumi atau Non Pribumi ???

    Sadarlah wahai saudara-saudaraku dari Sabang sampai Merauke !!!

    Bersatu NKRI utuh, bercerai NKRI hancur luluh menjadi tak utuh seluruh pribumi jatuh, terbunuh,
    " Dan jika kalian mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini maka mereka akan menyesatkan kalian di jalan Allaah SWT, mereka hanya mengikuti prasangka mereka belaka dan mereka telah berdusta kepada Allaah SWT " ( Al Qur an surat Al An Am : 116 )

    Allaah SWT saja telah didustai oleh mereka apalagi anda !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *