Hayono Isman

[one_half]Hayono Isman bukanlah orang yang baru dalam panggung politik. Ia  adalah politisi senior dan juga aktif di organisasi kemasyarakatan, parpol, lembaga eksekutif (pemerintahan), maupun legislatif (DPR).Hayono, pernah pernah menjadi anggota Dewan selama  dua kali periode, yakni tahun 1987-1992 dan 1992-1993. Saat itu, dia menjadi anggota DPR dari Fraksi Karya Pembangunan (Golkar).[/one_half]

[one_half_last][facebook]      [tweet]      [Google]

 

[follow id=”PemiluCom” size=”large” count=”true” ][/one_half_last]

 

Pada Pemilu 2009, melalui Partai Demokrat, ia terpilih kembali menjadi anggota dewan terhormat untuk masa bakti 2009-2014 melalui daerah pemilihan (dapil) DKI Jaya I (Jakarta Timur). Di parta Demokrat tersebut, Hayono juga didapuk menjadi anggota Dewan Pembina.

Di lembaga eksekutif, dia pernah berkiprah sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998).

Salah satu pendapatnya yang cukup menonjol, salah satunya keberatan jika nama Jalan Medan Merdeka di silang Monumen Nasional (Monas) diganti. Hayono menilai, nama jalan itu sangat sakral bagi bangsa Indonesia.

Pada Pemilu 2014 mendatang, ia siap maju bersama 11 tokoh lainnya memperebutkan tiket calon presiden melalui konvensi Partai Demokrat.

Karir & Organisasi

  • 1987-1993 Anggota DPR RI, Fraksi Golongan Karya
  • 1993-1998 Menteri Pemuda dan Olahraga RI
  • 2009-2014 Dewan Kehormatan Partai Demokrat

Social Media

[divider]