TERBARU:
Home / Profil / Hidayat Nur Wahid

Hidayat Nur Wahid

Hidayat Nur Wahid
Nama Lengkap : Dr. H Muhammad Hidayat Nur Wahid M.A
Panggilan : HNW | Hidayat Nur Wahid
Agama : Islam
Tempat Lahir : Klaten, Jawa Tengah
Tanggal Lahir : 8 April 1960
Zodiac : Aries
Hobby : Membaca
Pasangan : Hj. Kastian Indriawati, dr. Diana Abbas Thalib, MARS.
Partai Politik : Partai PKS
Hidayat Nur Wahid lahir di Klaten, Jawa Tengah, 8 April 1960. Karirnya mulai menonjol sejak menjabat Ketua MPR RI periode 2004-2009 dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera dari 21 Mei 2000 hingga 11 Oktober 2004. HNW begitu ia disapa, menjadi Ketua MPR RI periode 2004-2009 setelah mengalahkan saingannya, Sucipto dengan selisih dua angka yang diusung Koalisi Kebangsaan.
         

 

 

Dari pernikahannya dengan Almarhum Hj. Kastian Indriawati, Hidayat mempunyai empat anak: Inayatu Dzil Izzati, Ruzaina, Alla Khairi, dan Hubaib Shidiqi. Setelah istri pertamanya tersebut wafat, Hidayat Nur Wahid menikahi seorang janda dr. Diana Abbas Thalib pada tanggal 11 Mei 2008 di TMII.

Dengan ilmu dan pengalaman yang didapat, Hidayat diangkat menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai 21 Mei 2000 sampai 11 Oktober 2004. Bersama partai ini pula ia maju dalam pemilihan calon legislatif daerah pemilihan Jawa Tengah 5 yang meliputi Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Surakarta. Hidayat meraih total suara 106.521 dan duduk di bangku DPR Komisi I yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, dan Informasi.

Hidayat Nur Wahid dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub tahun 2012 berpasangan dengan Didik J. Rachbini, politisi Partai Amanat Nasional dengan mengusung jargon “Ayo Beresin Jakarta” dan mendapat nomor urut 4.

Pendidikan

SDN Kebondalem Kidul I, Prambanan Klaten, 1972
Pondok Pesantren Wali Songo, Ngabar Ponorogo, 1973
Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, 1978
IAIN Sunan Kalijogo, Yogyakarta ( Fakultas Syari’ah), 1979
Fakultas Dakwah & Ushuluddin Universitas Islam Madinah Arab Saudi, 1983
Program Pasca Sarjana Universitas Islam Madinah Arab Saudi, jurusan Aqidah, 1987
Program Doktor Pasca Sarjana Universitas Islam Medina, Arab Saudi, Fakultas Dakwah & Ushuludiin, Jurusan Aqidah, 1992

Pekerjaan

Dosen Pasca Sarjana Magister Studi Islam, UMJ
Dosen Pasca Sarjana Magister Ilmu Hukum, UMJ
Dosen Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dosen Fakultas Ushuluddin (Program Khusus) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dosen Pasca Sarjana Universitas Asy-Syafiiyah, Jakarta
Presiden Partai Keadilan 2000- 2002
Presiden Partai Keadilan Sejahtera 2003 – 2004.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Republik Indonesia 2004 – 2009.
Ketua Badan Kerjasama Antar-Parlemen DPR RI, 2009 – 2014
Anggota DPR RI Periode 2009 – 2014

Organisasi

Ketua LP2SI (Lembaga Pelayanan Pesantren dan Studi Islam) Yayasan Al-Haramain, Jakarta
Dewan Redaksi Jurnal Ma’rifah
Ketua Forum Dakwah Indonesia
Organisasi Anggota PII (Pelajar Islam Indonesia), 1973
Andalan Koordinator Pramuka Gontor bidang kesekretariatan, 1977-1978
Training HMI IAIN Yogyakarta, 1979
Sekretaris MIP PPI Madinah, Arab Saudi, 1981-1983
Ketua PPI Arab Saudi, 1983-1985
Peneliti LKFKH (Lembaga Kajian Fiqh dan Hukum) Al Khairot
Anggota Pengurus badan Wakaf Pondok Modern Gontor, 1999

Penghargaan

Bintang Mahaputera Adipradana

Social Media

MPR: GBHN Bukan Produk Orde Baru

MPR: GBHN Bukan Produk Orde Baru

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) bukanlah produk dari zaman Orde Baru.

Read More »

Menteri Tidak Rangkap Jabatan, HNW: Publik Tunggu Janji Jokowi

Menteri Tidak Rangkap Jabatan, HNW: Publik Tunggu Janji Jokowi

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo sudah menjadi konsumsi publik.

Read More »

Isu Babinsa, HNW: Kami Paling Dirugikan

Isu Babinsa, HNW: Kami Paling Dirugikan

Kubu Prabowo-Hatta merasa paling dirugikan dengan kasus pergerakan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang diduga melakukan pendataan terhadap warga dan menggiring untuk memilih pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta.

Read More »

Soal Lambang Garuda, HNW: Rupanya Prabowo-Hatta Dicintai Masyarakat

Soal Lambang Garuda, HNW: Rupanya Prabowo-Hatta Dicintai Masyarakat

Politisi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) heran dengan kritikan yang dialamatkan kepada Prabowo-Hatta lantaran menyematkan gambar burung garuda di dada sebelah kanan baju mereka.

Read More »

PKS Yakin Bentuk Poros Koalisi Partai Islam

PKS Yakin Bentuk Poros Koalisi Partai Islam

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid, yakin partainya bisa membentuk poros koalisi partai Islam.

Read More »

Pendukung Kampanye PKS Yang Lalu Sama Sekali Tidak Dibayar

Pendukung Kampanye PKS Yang Lalu Sama Sekali Tidak Dibayar

Salah Satu Capres sekaligus Ketua Fraksi PKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid melakukan Fogging Daerah Dibilangan Cilandak, Jakarta, Jumat

Read More »

PKS: DPR Cukup Diberi Pesangon

PKS: DPR Cukup Diberi Pesangon

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menganggap wajar wacana anggota DPR tidak mendapat uang pensiun, tapi cukup diberikan pesangon.

Read More »

Akhir Tahun Capres PKS Diputuskan

Akhir Tahun Capres PKS Diputuskan

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) menyatakan, partainya akan mengumumkan calon presiden yang mereka usung.

Read More »

3 responses to “Hidayat Nur Wahid”

  1. abahgalunggung says:

    Bismillaah, Segala puja dan puji hanya milik Allaah SWT semata Rabb-nya manusia, Raja-nya manusia, Sembahan-nya manusia, Penguasa alam jagat raya ini beserta seluruh ini dan Penguasa alam akhirat !!!
    Allaah SWT tempat bergantungnya seluruh makhluk dan Allaah SWT yang telah menjadikan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amal shalehnya !!!
    Setiap sesuatu pasti akan musnah kecuali hanya Dzat Allaah SWT Yang Maha Kekal !!!
    Setiap diri adalah pemimpin dan pasti akan ditanya oleh Allaah SWT tentang tanggung jawab kepemimpinannya !!!
    Diperebutkan ataupun tidak tanggung jawab kepemimpinan pasti akan menghampiri kita semua !!!
    Sehingga kita semua harus sadar betul jika memilih pemimpin harus yang bersedia tanggung jawab terhadap kesejahteraan lahir maupun bathin di dunia dan akhirat serta menyelamatkan bawahannya dari siksa adzab api neraka !!!

    Jadi bukan berasal dari mana para pemimpin itu datang !!!
    Sekarang ini Indonesia dipimpin oleh para pemimpin yang berasal dari turunan Jawa hasilnya adalah seperti ini melarat lahir dan bathin tersiksa di dunia apalagi di akhirat.

    Bagaimana jika yang memimpin adalah orang-orang keturunan China ???
    Tidak diberi kesempatan menjadi Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif serta ABRI menguasai NKRI ini apalagi jika diberi.

    Ingat dulu Singapura yang memimpin negerinya adalah suku Melayu sekarang ???

    Apakah jika kita lengah NKRI bakal seperti Singapura ???

    Ingat sekarang, tanah yang ada di tanah air kita mayoritas milik siapa ???

    Sekarang penduduk yang mendominasi tanah air kita jumlahnya sudah berapa orang ??? bangsa kita harus di KB kalau mereka ???
    Akibatnya jumlah penduduknya bertambah pesat.

    Sekarang posisi mereka tidak hanya di dunia perdagangan dan kedokteran serta pengacara saja akantetapi sudah menguasai seluruh posisi termasuk di Legislatif, Eksekutif, Yudikatif.

    Jika syarat wilayah, penduduk serta pemerintahan sudah dikuasai mereka maka satu langkah lagi bangsa Indonesia yang pribumi bakal seperti bangsa Melayu di Singapura tersisihkan, syarat tersebut adalah pengakuan dari negara yang lain dan itu sangat mudah sekali tingal melangkah ke Singapura.

    Maka Bangsa Indonesia pribumi tamat riwayatnya di gantikan oleh mereka, sudah siapkah ???

    Pertanyaannya adalah siapakah yang memiliki peluang besar untuk menjadi Presiden RI berikutnya ???

    Pribumi atau Non Pribumi ???

    Sadarlah wahai saudara-saudaraku dari Sabang sampai Merauke !!!

    Bersatu NKRI utuh, bercerai NKRI hancur luluh menjadi tak utuh seluruh pribumi jatuh, terbunuh,
    " Dan jika kalian mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini maka mereka akan menyesatkan kalian di jalan Allaah SWT, mereka hanya mengikuti prasangka mereka belaka dan mereka telah berdusta kepada Allaah SWT " ( Al Qur an surat Al An Am : 116 )

    Allaah SWT saja telah didustai oleh mereka apalagi anda !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *