Home / Profil / Jusuf Kalla

Jusuf Kalla

Jusuf Kalla
Nama Lengkap : Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla
Panggilan : Jusuf Kalla (JK)
Agama : Islam
Tempat Lahir : Bone, Sulawesi Selatan
Tanggal Lahir : 15 Mei 1942
Zodiac : Taurus
Hobby : Membaca
Pasangan : Mufidah Miad Saad
Anak : Muchlisa Kalla, Muswirah Imelda Kalla, Solichin Kalla, Chaerani Kalla
Partai Politik : Partai Golkar
Muhammad Jusuf Kalla (JK) merupakan anak ke-2 dari 17 bersaudara, pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla tersebut meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi.
          

 

 

Usai menamatkan pendidikannya di The European Institute of Business Administration, Perancis tahun 1977, JK ssempat menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid, tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. JK kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri, tapi kemudian mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Karir politiknya terbilang cukup bagus, ia sempat menduduki kursi ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009. Saat ini, melalui Munas Palang Merah Indonesia (PMI) ke XIX, JK terpilih menjadi ketua umum PMI untuk periode 2009-2014. Selain itu dia juga terpilih sebagai ketua umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia periode 2012-2017 dalam Muktamar VI DMI di Jakarta.

Pendidikan

  • S-1 Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanudin Makasar
  • The European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis

Karir & Organisasi

  • 1965-1968 Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Partai Golkar
  • 1968-2001 Direktur Utama NV Hadji Kalla
  • 1969-2001 Direktur Utama PT. Bumi Karsa
  • 1982–1999 Anggota MPR RI
  • 1985-1995 Ketua Umum ISEI Sulawesi Selatan
  • 1985–1997 Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan
  • 1987-2000 Wakil Ketua ISEI Pusat
  • 1988-2001 Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama
  • 1988-2001 Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama
  • 1992–sekarang Ketua IKA-UNHAS
  • 1993-2001 Direktur Utama PT. Kalla Inti Karsa
  • 1995-2001 Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International Organisasi
  • 1997-2002 Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia
  • 1999-2000 Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia
  • 2001-2004 Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
  • 2000–sekarang Anggota Dewan Penasehat ISEI Pusat
  • 2004-2009 Ketua Umum DPP Partai Golkar
  • 2004-2009 Wakil Presiden Republik Indonesia
  • 2009-sekarang Ketua Umum Palang Merah indonesia

Social Media

Politik ‘Balas Jasa’ Kubur Citra Positif Jokowi

Politik 'Balas Jasa' Kubur Citra Positif Jokowi

100 hari kerja pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla diwarnai dengan aksi 'balas jasa'.

Read More »

Jokowi Melenceng Dari Skema Awal

Jokowi Melenceng Dari Skema Awal

Pengamat geo politik dari Global Future Institute (GFI) Hendrajit menilai, 100 hari kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla melenceng dari cita-cita awal.

Read More »

Pramono Anung: Presiden Sudah Bekerja Luar Biasa

Pramono Anung: Presiden Sudah Bekerja Luar Biasa

Politisi PDI Perjuangan, Pramono Anung mengatakan, Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tak kenal 100 hari kerja.

Read More »

Janji Tak Terealisasi, Relawan Ikut Berdosa

Janji Tak Terealisasi, Relawan Ikut Berdosa

Salah satu relawan dari Sekretariat Nasional Joko Widodo - Jusuf Kalla, M Yamin mengatakan, relawan sesungguhnya tidak berhenti setelah Jokowi dilantik menjadi Presiden.

Read More »

Tantowi: Pertemuan Prabowo-JK Tak Ada Embel-embel

Tantowi: Pertemuan Prabowo-JK Tak Ada Embel-embel

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (21/10) malam.

Read More »

PDIP: Kita Harus Optimis Jokowi Pilih Pembantu Yang Terbaik

PDIP: Kita Harus Optimis Jokowi Pilih Pembantu Yang Terbaik

Sekertaris Jenderal (Sekjen) partai PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo mengatakan, dirinya tak tahu menahu soal kabinet pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla.

Read More »

Prabowo Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-JK

Prabowo Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku bersedia hadir dalam pelantikan Joko Widodo - Jusuf Kalla, Senin (20/10) pekan depan.

Read More »

Prabowo Belum Terima Undangan Pelantikan Jokowi-JK

Prabowo Harus Akhiri 'Dendam' Politiknya

Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa memastikan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memastikan akan menghadiri pelantikan Joko Widodo - Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2014 nanti.

Read More »

6 responses to “Jusuf Kalla”

  1. Partai Kebangkitan Indonesia says:

    Maaf pak, menurut saya komentar bapak bersifat sangat rasisme. Anda salah menunjuk lawan. Menunjukkan bapak ga benar2 paham apa yang terjadi di dunia. Musuh bangsa indonesia yang sebenarnya bukan lah rakyat indonesia keturunan tionghua, india, ataupun etnis lainnya, tetapi adalah bangsa barat seperti amerika, inggris dan eropa yang memperbudak bangsa kita secara ekonomi. Kalau semua orang di indonesia berpikirnya dangkal seperti bapak. 1000 tahun lagi bangsa indonesia juga tidak akan maju.
    Untuk memperkaya pengetahuan bapak coba cari tahu mengenai nama rothschild dan apa yang sebenarny terjadi pada G30S PKI. Karena peristiwa seperti G30S PKI bukan hanya terjadi di indonesia tetapi di hampir semua negara yang menentang kekuatan barat untuk masuk ke dalam negeri nya.

  2. abahgalunggung says:

    Bismillaah, Segala puja dan puji hanya milik Allaah SWT semata Rabb-nya manusia, Raja-nya manusia, Sembahan-nya manusia, Penguasa alam jagat raya ini beserta seluruh ini dan Penguasa alam akhirat !!!
    Allaah SWT tempat bergantungnya seluruh makhluk dan Allaah SWT yang telah menjadikan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amal shalehnya !!!
    Setiap sesuatu pasti akan musnah kecuali hanya Dzat Allaah SWT Yang Maha Kekal !!!
    Setiap diri adalah pemimpin dan pasti akan ditanya oleh Allaah SWT tentang tanggung jawab kepemimpinannya !!!
    Diperebutkan ataupun tidak tanggung jawab kepemimpinan pasti akan menghampiri kita semua !!!
    Sehingga kita semua harus sadar betul jika memilih pemimpin harus yang bersedia tanggung jawab terhadap kesejahteraan lahir maupun bathin di dunia dan akhirat serta menyelamatkan bawahannya dari siksa adzab api neraka !!!

    Jadi bukan berasal dari mana para pemimpin itu datang !!!
    Sekarang ini Indonesia dipimpin oleh para pemimpin yang berasal dari turunan Jawa hasilnya adalah seperti ini melarat lahir dan bathin tersiksa di dunia apalagi di akhirat.

    Bagaimana jika yang memimpin adalah orang-orang keturunan China ???
    Tidak diberi kesempatan menjadi Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif serta ABRI menguasai NKRI ini apalagi jika diberi.

    Ingat dulu Singapura yang memimpin negerinya adalah suku Melayu sekarang ???

    Apakah jika kita lengah NKRI bakal seperti Singapura ???

    Ingat sekarang, tanah yang ada di tanah air kita mayoritas milik siapa ???

    Sekarang penduduk yang mendominasi tanah air kita jumlahnya sudah berapa orang ??? bangsa kita harus di KB kalau mereka ???
    Akibatnya jumlah penduduknya bertambah pesat.

    Sekarang posisi mereka tidak hanya di dunia perdagangan dan kedokteran serta pengacara saja akantetapi sudah menguasai seluruh posisi termasuk di Legislatif, Eksekutif, Yudikatif.

    Jika syarat wilayah, penduduk serta pemerintahan sudah dikuasai mereka maka satu langkah lagi bangsa Indonesia yang pribumi bakal seperti bangsa Melayu di Singapura tersisihkan, syarat tersebut adalah pengakuan dari negara yang lain dan itu sangat mudah sekali tingal melangkah ke Singapura.

    Maka Bangsa Indonesia pribumi tamat riwayatnya di gantikan oleh mereka, sudah siapkah ???

    Pertanyaannya adalah siapakah yang memiliki peluang besar untuk menjadi Presiden RI berikutnya ???

    Pribumi atau Non Pribumi ???

    Sadarlah wahai saudara-saudaraku dari Sabang sampai Merauke !!!

    Bersatu NKRI utuh, bercerai NKRI hancur luluh menjadi tak utuh seluruh pribumi jatuh, terbunuh,
    " Dan jika kalian mengikuti kebanyakan orang di muka bumi ini maka mereka akan menyesatkan kalian di jalan Allaah SWT, mereka hanya mengikuti prasangka mereka belaka dan mereka telah berdusta kepada Allaah SWT " ( Al Qur an surat Al An Am : 116 )

    Allaah SWT saja telah didustai oleh mereka apalagi anda !!!

    • Partai Kebangkitan Indonesia says:

      Maaf pak. Menurut saya komentar baoak

      • Partai Kebangkitan Indonesia says:

        Maaf pak, menurut saya komentar bapak bersifat sangat rasisme. Anda salah menunjuk lawan. Menunjukkan bapak ga benar2 paham apa yang terjadi di dunia. Musuh bangsa indonesia yang sebenarnya bukan lah rakyat indonesia keturunan tionghua, india, ataupun etnis lainnya, tetapi adalah bangsa barat seperti amerika, inggris dan eropa yang memperbudak bangsa kita secara ekonomi. Kalau semua orang di indonesia berpikirnya dangkal seperti bapak. 1000 tahun lagi bangsa indonesia juga tidak akan maju.
        Untuk memperkaya pengetahuan bapak coba cari tahu mengenai nama rothschild dan apa yang sebenarny terjadi pada G30S PKI. Karena peristiwa seperti G30S PKI bukan hanya terjadi di indonesia tetapi di hampir semua negara yang menentang kekuatan barat untuk masuk ke dalam negeri nya.

        • antirasis says:

          Mlm bpk atau ibu yg hebat, menurut sy coment abahgalunggung terlalu berlebihan, dan juga coment dr Partai KI jg terlalu berlebihan, anda tdk hrs memikirkan ras, etnis, suku, bahkan negara asing sperti eropa,inggris,amerika, jika anda membenci negara tsb berfikirlah elegant, mereka bkn musuh, atau lawan, KAU bisa apa.? Secara anda bicara, kita sebagai WNKRI kita ga bs ngelawan, punya apa kita.? Jd jgn sebut mereka musuh, tp sebutlah mereka teman, yg kita hrs banyak belajar dr mereka, ga ush munafik dgn Kebodohan bangsa kita, kita memang bodoh,.makanya diperbudak, kalau anda elegant, berfikirlah jernih, dgn mengambil dan belajar metode utk maju dr mereka, kl anda menyebutnya musuh...apakah ada org yg belajar dan pintar dr seorang musuh.? Tdk ada yg bisa.... so, jika anda tdk mau diperbudak ekonomi dsb, anda bljr dr mereka dgn cara berteman, dan ajarkan itu ke anak2 anda kelak, jika anda bodoh, jadikan anak anda pintar melebihi batas supaya anak2 anda tdk diperbudak kelak,. Sdh bergikir maksimalkah anda tntang pendidikan ank2 anda? Dsb.? Ga ush bicarakan ini siapa itu siapa, musuh indonesia siapa, pribumi apa, nonpribumi,. Lakukan yg terbaik buat keluarga anda terutama calon2 pemimpin hebat (ank2 anda) kelak dgn belajar dr Negara asing yg sdh maju sekalipun...

          Salam damai

          • Anonymous says:

            saran saya buat abahgalunggung..
            baca lagi sejarah Singapura..
            mereka merdeka bukan karena keinginan mereka, tapi justru karena DIUSIR... sekali lagi 'DIUSIR'.. oleh Malaysia..
            jadi mereka secara 'terpaksa' merdeka dan alhasil justru bisa lebih maju dari Malaysia..
            kalo gak tau sejarahnya gak usah sok tau..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *