Jusuf Kalla

[one_half]Muhammad Jusuf Kalla (JK) merupakan anak ke-2 dari 17 bersaudara, pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla tersebut meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi.
[/one_half]

[one_half_last][facebook]      [tweet]      [Google]

 

[follow id=”PemiluCom” size=”large” count=”true” ][/one_half_last]

 

Usai menamatkan pendidikannya di The European Institute of Business Administration, Perancis tahun 1977, JK ssempat menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid, tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. JK kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri, tapi kemudian mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Karir politiknya terbilang cukup bagus, ia sempat menduduki kursi ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009. Saat ini, melalui Munas Palang Merah Indonesia (PMI) ke XIX, JK terpilih menjadi ketua umum PMI untuk periode 2009-2014. Selain itu dia juga terpilih sebagai ketua umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia periode 2012-2017 dalam Muktamar VI DMI di Jakarta.

Pendidikan

  • S-1 Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanudin Makasar
  • The European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis

Karir & Organisasi

  • 1965-1968 Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Partai Golkar
  • 1968-2001 Direktur Utama NV Hadji Kalla
  • 1969-2001 Direktur Utama PT. Bumi Karsa
  • 1982–1999 Anggota MPR RI
  • 1985-1995 Ketua Umum ISEI Sulawesi Selatan
  • 1985–1997 Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan
  • 1987-2000 Wakil Ketua ISEI Pusat
  • 1988-2001 Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama
  • 1988-2001 Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama
  • 1992–sekarang Ketua IKA-UNHAS
  • 1993-2001 Direktur Utama PT. Kalla Inti Karsa
  • 1995-2001 Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International Organisasi
  • 1997-2002 Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia
  • 1999-2000 Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia
  • 2001-2004 Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
  • 2000–sekarang Anggota Dewan Penasehat ISEI Pusat
  • 2004-2009 Ketua Umum DPP Partai Golkar
  • 2004-2009 Wakil Presiden Republik Indonesia
  • 2009-sekarang Ketua Umum Palang Merah indonesia

Social Media

[divider]