Pramono Edhie Wibowo

[one_half]Putra Letjen Purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo ini mengawali karirnya di bidang militer. Dia menempuh pendidikan AKABRI pada tahun 1980. Pada tahun yang sama, adik kandung Ani Yudhoyono itu ditunjuk sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha. Kemudian pada tahun 1981, Pramono ditunjuk sebagai Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha.[/one_half]

[one_half_last][facebook]      [tweet]      [Google]

 

[follow id=”PemiluCom” size=”large” count=”true” ][/one_half_last]

 

Setelah menempuh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD), pada tahun 1995, setahun kemudian ia diangkat menjadi Perwira Intel Operasi grup I Kopassus. Tak perlu waktu lama, karir Pramono melesat. Dia terpilih sebagai wakil Komandan pada tahun 1996, dan dua tahun kemudian menjabat Komandan.

Pada tahun 2001, Pramono melanjutkan pendidikan militernya di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI). Sebelum menjabat Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI 2004, dia terpilih sebagai Ajudan Presiden RI ke 5, Megawati Soekarno Putri.

Wakil Danjen Kopassus pernah ia jabat pada 2005, dan secara berturut-turut karisnya terus menanjak. Kasdam IV/ Diponegoro pada tahun 2007, dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus TNI AD pada tahun 2008 hingga tahun 2009. Pada tahun 2009, Pramono menjabat sebagai Panglima KOSTRAD Pangdam III Siliwangi.

Namun, karir cemerlang Pramono bukan tanpa perdebatan. Banyak yang berpendapat bahwa karir terakhirnya di militer sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) ada unsur nepotisme. Pasalnya, Pramono dekat dengan kekuasaan, dia merupakan adik ipar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebelum masuk politik, Pramono mengakhiri jabatannya sebagai KASAD pada Juni 2013. Kehadirannya di Partai Demokrat disambut karpet merah, ia didapuk sebagai anggota Dewan Pembina. Saat ini, Pramono siap bertarung menjadi salah satu peserta konvensi calon presiden 2014 beserta 11 capres lainnya.

Pendidikan

  • 1980 Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri)
  • 1995 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD)
  • 2001 Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI)

Karir & Organisasi

  • 1980 Komandan Pleton Group I Kopassandha
  • 1981 Perwira Operasi Grup I Kopassandha
  • 1984 Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha
  • 1986 Perwira Intel Operasi grup I Kopassus
  • 1995 Komandan Batalyon 11/1 Kopassus
  • 1996 Wakil Komandan Grup I/Kopassus
  • 1998 Komandan Grup I/Kopassus
  • 2001 Ajudan Presiden Megawati Soekarno Putri
  • 2004 Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Politik Sesko TNI
  • 2005 Wakil Danjen Kopassus
  • 2007 Kasdam IV/ Diponegoro
  • 2008-2009 Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus TNI AD Kopassus
  • 2009-2010 Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi
  • 2010-2011 Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat
  • 2011-2013 Kepala Staf Angkatan Darat
  • 2013-sekarang Dewan Pembina Partai Demokrat

Social Media

[divider]

Putra Letjen Purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo ini mengawali karirnya di bidang militer. Dia menempuh pendidikan AKABRI pada tahun 1980. Pada tahun yang sama, adik kandung Ani Yudhoyono itu ditunjuk sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha. Kemudian pada tahun 1981, Pramono ditunjuk sebagai Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha.

Setelah menempuh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD), pada tahun 1995, setahun kemudian ia diangkat menjadi Perwira Intel Operasi grup I Kopassus. Tak perlu waktu lama, karir Pramono melesat. Dia terpilih sebagai wakil Komandan pada tahun 1996, dan dua tahun kemudian menjabat Komandan.

Pada tahun 2001, Pramono melanjutkan pendidikan militernya di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI). Sebelum menjabat Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI 2004, dia terpilih sebagai Ajudan Presiden RI ke 5, Megawati Soekarno Putri.

Wakil Danjen Kopassus pernah ia jabat pada 2005, dan secara berturut-turut karisnya terus menanjak. Kasdam IV/ Diponegoro pada tahun 2007, dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus TNI AD pada tahun 2008 hingga tahun 2009. Pada tahun 2009, Pramono menjabat sebagai Panglima KOSTRAD Pangdam III Siliwangi.

Namun, karir cemerlang Pramono bukan tanpa perdebatan. Banyak yang berpendapat bahwa karir terakhirnya di militer sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) ada unsur nepotisme. Pasalnya, Pramono dekat dengan kekuasaan, dia merupakan adik ipar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebelum masuk politik, Pramono mengakhiri jabatannya sebagai KASAD pada Juni 2013. Kehadirannya di Partai Demokrat disambut karpet merah, ia didapuk sebagai anggota Dewan Pembina. Saat ini, Pramono siap bertarung menjadi salah satu peserta konvensi calon presiden 2014 beserta 11 capres lainnya.