Sutiyoso

[one_half]Sutiyoso atau yang akrab dikenal dengan sebutan Bang Yos adalah seorang politikus dan mantan tokoh militer Indonesia berbintang tiga. Setelah menamatkan, Sekolah Menengah Atas (SMA) di Semarang pada 1963, ia sempat duduk dibangku kuliah selama setahun di Jurusan Teknik Sipil Universitas 17 Agustus. Bang Yos kemudian masuk Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang, lulus pada 1968, ia berpindah-pindah tugas di kesatuan militer.[/one_half]

[one_half_last][facebook]      [tweet]      [Google]

 

[follow id=”PemiluCom” size=”large” count=”true” ][/one_half_last]

 

Tahun 1988-1992, Bang Yos mulai menapaki karir militernya dimulai dari Asisten Personil, Asisten Operasi, Wakil Komandan Jenderal Kopassus. Kemudian pada tahun 1994 ia menjabat Kepala Staf Kodam Jaya, dan diakhiri dengan menduduki jabatan Panglima Kodam Jaya. Bang Yos terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta selama dua periode.

Jabatan lain yang pernah dipegang oleh Sutiyoso ialah Ketua Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2004-2008. Ia juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia ) untuk masa bakti 2006 – 2011.

Sutiyoso dikenal khalayak karena prestasinya, dialah yang mencetuskan ide awal  sistem angkutan massal dengan nama bus TransJakarta atau lebih populer disebut Busway sebagai bagian dari sebuah sistem transportasi baru kota. Setelah sukses dengan Koridor I, pengangkutan massal dikembangkan ke koridor-koridor berikutnya. Ia juga mencetuskan mengembangkan sistem transportasi kota modern juga segera melibatkan subway dan monorel. Kebijakan transportasi itulah salah satunya yang menjadi tantangan SUtiyoso memimpin Jakarta. Sebab, Busway pada awalnya mendapat penolakan dari masyarakat.

Berdasarkan hasil kongres III PKPI 13 April 2010 di Jakarta, Sutiyoso juga diberikan amanah untuk menjabat sebagai Ketua Umum. PKPI menjadi mesin politik Bang Yos untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden pada pemilu 2014.

 

Penghargaan

1. 2006 Asian Air Quality Management Champion Award dari Clear Air Initiative for Asian Cities (CAI) bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta atas prestasinya untuk Gagasan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) terbesar di Asia melalui Busway Penerbitan Perda No.2 tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

2. Gelar pahlawan pengelolaan kualitas udara di Asia diberikan dengan pertimbangan berhasil dalam mengembangkan akuntan umum TransJakarta (busway) yang mengurangi emisi gas kendaraan bermotor di Jakarta.

Social Media

[divider]