Wiranto

[one_half]Agresi Belanda yang menyerang Yogyakarta, memaksa kedua orang tua Wiranto, RS Wirowijoto dan Suwarsijah hijrah ke Surakarta saat usianya masih 10 bulan. Disana ia menamatkan sekolahnya hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), kemudian melanjutkan ke Akademi Militer Nasional tahun 1968.[/one_half]

[one_half_last][facebook]      [tweet]      [Google]

 

[follow id=”PemiluCom” size=”large” count=”true” ][/one_half_last]

 

Karier militernya diawali dari ajudan Presiden Soeharto tahun 1987-1991. Kemudian tampil sebagai Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad, dan KSAD. Selepas KSAD, ia ditunjuk Presiden Soeharto menjadi Pangab (sekarang Panglima TNI) pada Maret 1998 sampai era Presiden BJ Habibie.

Wiranto juga sempat menjabat Menteri Pertahanan di era BJ Habibie dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) era Abdurrahman Wahid. Kini setelah dua kali gagal sebagai calon presiden pada pemilu 2004, dan calon wakil presiden pada pemilu 2009, pihaknya siap kembali bertarung ke arena kontes politik pada 2014 mendatang berpasangan dengan Hary Tanoesudibjo, bos MNC Group.

Pendidikan

  • Perguruan Tinggi Ilmu Hukum Militer ’96
  • Universitas Terbuka ’95
  • Administrasi Negara
  • Lemhannas RI ’95

Karir & Organisasi

  • 1998 Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) RI
  • 1997 Kepala Staff TNI Angkatan Darat (Kasad)
  • 1996 Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad)
  • 1994 Pangdam Jaya
  • 1993 Kasdam Jaya
  • 1989-1993 Ajudan Presiden Republik Indonesia
  • 1988 Asops Kasdivif-2 Kostrad
  • 1987 Waasops Kas Kostrad pada
  • 1985 Kasbrigif-9 Kostrad
  • 1984 Kadep Milnik Pussenitf
  • 1983 Karoteknik Ditbang Pussenif

Social Media

[divider]